Rabu, 10 Desember 2014

Somen Alfred Tchoyi, Pernah Rasakan Atmosfer Liga Champions

Somen Alfred Tchoyi, Pernah Rasakan Atmosfer Liga Champions

AREMA BJN - Arema telah resmi memperkenalkan Somen Alfred Tchoyi sebagai punggawa anyar untuk Indonesia Super League musim 2015.

Pemain asal Kamerun ini memiliki statistic yang menarik sepanjang kiprahnya dalam dunia sepakbola. Ia memulai karir sepakbolanya di Eropa mulai musim 2005 dimana bermain untuk Odd FC yang ada di Liga Norwegia. Saat musim pertamanya termasuk mulus karena bermain hingga 30 pertandingan, namun saat musim kedua pada tahun 2006, ia hanya bermain 8 laga saja karena diminati tim lain.

Pada musim yang sama ia pindah ke tim lain di Liga Norwegia dan bermain untuk Stabaek dan bermain sebanyak 15 kali serta menciptakan tiga gol. Musim pertamanya di Stabaek yang berjalan lancar membuat tahun keduanya pada musim 2007 jauh lebih baik, ia dipercaya bermain sebanyak 26 kali dan mencetak 4 gol. Pada musim ini juga ia membawa Stabaek bertengger di posisi runner up Liga Norwegia.

Pada musim 2008, ia hanya bermain setengah kompetisi saja dan mencatatkan jumlah pertandingan sebanyak 8 kali. Ini bukan berarti tak ada kepercayaan dari tim pelatih Stabaek namun karena pada pertengahan musim, ia dibeli oleh FC Salzbourg di Liga Austria dengan harga 2 juta poundsterling.

Di klub inilah, nama Somen Tchoyi melambung. Pada musim 2008/2009 saja, ia mencatatkan jumlah pertandingan sebanyak 28 kali dan berhasil menceploskan 6 gol. Pada musim ini juga ia mengantarkan Salzbourg menjadi kampiun Liga Austria. Pada musim kedua, penampilannya lebih menggila lagi. Ia bermain selama 2825 menit dengan catatan pertandingan sebanyak 36 kali dan mencetak 8 gol. Musim ini pula ia kembali mengantarkan timnya mempertahankan gelar juara Liga Austria.

Dikarenakan performanya yang menawan, klub Liga Inggris, West Bromwich Albion meminangnya dengan harga 3 juta poundsterling untuk menggunakan jasa pemain berusia 31 tahun ini. Tantangan bermain di Liga Inggris yang lebih ketat coba dijawabnya. Musim pertama pada tahun 2010/2011 ia bermain sebanyak 23 kali dengan 7 kali sebagai starting line up dan 16 kali sebagai pemain pengganti. Enam gol ia cetak termasuk hattrick ke gawang Newcastle United.

Pada musim kedua (2011/2012), mantan pemain Timnas Kamerun ini hanya bermain sebanyak 18 kali dengan 6 kali sebagai pemain inti dan 12 kali sebagai pemain pengganti. Kondisi inilah yang membuatnya hengkang ke Augsburg di Liga Jerman pada musim 2012/2013. Berkompetisi di Bundesliga juga tak membuatnya mampu bangkit seperti di Austria karena hanya bermain dua kali.

Untuk musim kemarin, praktis ia belum punya klub. Sempat akan mencoba peruntunggannya di Liga Amerika Serikat namun akhirnya gagal karena proses transfer yang tak menemui kata sepakat. Berlabuhlah dia ke Arema untuk mencicipi ketatnya Liga Indonesia.
Tercatat, pemain yang punya tinggi 190 cm ini pernah bermain di Piala UEFA (sekarang Europa League) dan Liga Champions saat memperkuat Salzbourg pada musim 2008-2010. Ia bermain di kompetisi antar klub eropa ini sebanyak 18 kali dan mencetak dua gol. Ia juga pernah bermain untuk Timnas Kamerun pada tahun 2009-2011 dengan jumlah caps sebanyak 12 kali dan mencatatkan 1 gol untuk namanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar