Dianggap Menunggak Gaji, Arema Tantang APPI
AREMA BJN - Manajemen tak terima terkait rilis Asosiasi Pesepakbola
Profesional Indonesia (APPI) yang menyatakan Arema masih menunggak gaji
pemain. Selain membantah keras melalui CEO Iwan Budianto, manajemen juga berniat mengundang APPI datang ke Malang untuk melakukan verifikasi.
Dalam rilis yang beredar di dunia maya tersebut, APPI menyatakan Arema
menunggak gaji pemain selama satu bulan. Manajemen Arema justru
mempertanyakan validitas data tersebut karena APPI sama sekali tak
pernah mengkonfirmasikan kepada manajemen Singo Edan.
"Bisa-bisanya mereka bilang Arema belum bayar gaji pemain, padahal
mereka belum pernah menghubungi kita untuk konfirmasi tentang
kebenarannya. Lalu data mereka itu dari mana sumbernya?" tanya Ruddy
Widodo, General Manager Arema.
"Secepatnya manajemen Arema akan
surati APPI. Kita ingin semuanya jelas, jadi nanti akan kita undang
APPI untuk datang ke Malang, kita tantang mereka berdiskusi buka-bukaan
mengenai masalah ini. Jika kita hanya melakukan bantahan dan klarifikasi
itu kurang edukatif," imbuhnya.
Sebelumnya, CEO Iwan Budianto
juga telah mengklarifikasi bahwa gaji bulan November yang sedianya
dibayarkan pada 1 Desember belum sampai ke pemain. Namun sesuai dengan
waktu toleransi 10 hari di dalam klausul kontrak, maka belum bisa
disebut terlambat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar