Kamis, 29 Januari 2015

Juara SCM Cup, Hotel Arya Duta Ucapkan Selamat

Juara SCM Cup, Hotel Arya Duta Ucapkan Selamat

arema_bjn - Keberhasilan Arema Cronus menjadi juara SCM Cup 2015 membuat banyak pihak memberikan ucapan selamat, salah satunya adalah hotel Arya Duta yang merupakan penginapan tim selama berada di Palembang.

Ucapan ini mereka publish dalam akun twitternya, @Aryadutaplm. "Congratulations to @AremaCronus who have won SCM2015 Cup #scm2015"

Ucapan selamat ini pun disertai dengan foto bersama pemain Arema yang usai berlatih Rabu (28/01) kemarin. Tampak semua pemain ikut serta termasuk tim pelatih bersama beberapa personil hotel.

Bisa saja ucapan ini akan kembali diberikan oleh pihak hotel karena Singo Edan masih menyisakan satu partai final yaitu Inter Island Cup melawan Persib Bandung. Untuk diketahui, hotel Arya Duta adalah langganan tim Arema setiap melakukan laga away ke Palembang.

Arema Isyaratkan Full Team Lawan Persib

Arema Isyaratkan Full Team Lawan Persib

arema_bjn - Melawan Persib Bandung di partai final Inter Island Cup 2014, Suharno mengisyaratkan skuatnya bakal tampil full team. Pelatih Arema itu bersyukur seluruh anak asuhnya telah fit dan siap dimainkan.

"Syukurlah semua pemain yang cedera sudah pulih. Di final IIC, Arema bisa tampil full team, semua pemain siap tempur pokoknya," ujar pelatih asli Klaten ini.

Dua penggawa yang sebelumnya cedera, yakni Kurnia Meiga dan Ahmad Bustomi dinilai siap dimainkan. Bahkan, khusus untuk Meiga sebenarnya sudah bisa diturunkan di laga final SCM Cup melawan Sriwijaya FC (27/1).

"Tapi kami tak ingin mengambil risiko, Meiga juga sudah lama absen latihan. Tapi untuk final IIC nanti, Meiga kemungkinan besar sudah siap untuk diturunkan," terang Suharno.

Di final IIC 2014, Minggu (1/2) malam, Arema akan menantang Persib. Laga yang sempat tertunda selama setahun itu bakal dihelat di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang.

Meiga & Istri Gelar Turnamen Futsal di Jakarta

Meiga & Istri Gelar Turnamen Futsal di Jakarta

arema_bjn - Kurnia Meiga dan sang istri menggagas turnamen futsal antar pelajar SMA se-Jabodetabek. Turnamen bertajuk "Kurnia Meiga Futsal Competition 2015" itu akan dihelat 19-21 Februari 2015.

Turnamen itu akan digelar di Bantong Futsal, Cijantung, lapangan futsal milik keluarga besar kiper utama Arema tersebut. Hadiah jutaan rupiah disediakan oleh panitia penyelenggara.

"Kebetulan orang tua kami punya lapangan futsal, jadi iseng-iseng bikin turnamen futsal ini. Idenya dari saya dan Meiga, tapi yang urus segala sesuatunya kakak saya," ungkap istri Meiga, Azhiera Adzka Fathir kepada WEAREMANIA.

"Turnamen ini dibuka hanya untuk 32 tim futsal. Pesertanya harus pelajar SMA, tapi boleh juga berasal dari sekolah yang berbeda," imbuh wanita yang akrab disapa Zhia tersebut.

Zhia menambahkan, untuk calon peserta yang berminat, bisa segera menghubungi panitia di 087785199948. Untuk informasi lebih lengkapnya, bisa juga menginvite pin blackberry 2aec1dd5.

Tantang Persib, Arema Bawa Semangat Juara

Tantang Persib, Arema Bawa Semangat Juara

arema_bjn - Jelang final Inter Island Cup 2014, Arema tak peduli dengan status Persib Bandung sebagai jawara Indonesia Super League (ISL) 2014. Sebab, Skuat Singo Edan sendiri juga membawa semangat juara usai memenangkan SCM Cup, Selasa (27/1) lalu.

Di babak final SCM Cup, Arema menekuk Sriwijaya FC 1-0 di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang. Gelar pra-musim kedua setelah juara bersama di Trofeo Persija 2015 itu melipatgandakan motivasi penggawa Arema.

"Setelah memenangkan SCM Cup, kita harus konsentrasi menyongsong pertandingan berikutnya, yaitu melawan Persib di final Inter Island Cup," terang pelatih Arema, Suharno.

"Saya harap pada pertandingan melawan Persib nanti anak-anak mampu melanjutkan hasil positif yang diraih sebelumnya," imbuh pelatih asal Klaten ini.

Suharno yakin anak asuhnya akan mengulang kesuksesan saat menghadapi Persib di final IIC yang digelar Minggu (1/2) malam. Apalagi laga tersebut digelar di stadion yang sama di mana mereka mengangkat trofi juara SCM Cup 2015.

Kurnia Meiga Berpeluang Tampil di Final IIC 2014

Kurnia Meiga Berpeluang Tampil di Final IIC 2014

arema_bjn - Kabar baik menghampiri kubu Arema Cronus jelang final Inter Island Cup 2014. Penjaga gawang utama mereka, Kurnia Meiga mulai pulih dan berpeluang main pada laga kontra Persib itu.

"Cedera Meiga sudah mulai membaik," ujar Dokter tim Arema Cronus, Indrawan.

"Dia pulih lebih cepat dari yang kita perkirakan sebelumnya," sambungnya.

Indrawan menambahkan, dengan kondisinya saat ini, Meiga berpeluang turun pada laga kontra Persib, Minggu (01/02). Namun, dia mengembalikan keputusan akhir pada tim pelatih.

"Diturunkan atau tidak, itu terserah pelatih," tandasnya.

Seperti diketahui, Kurnia Meiga menderita cedera pada persiapan pramusim Arema. Cedera ini membuat penjaga gawang Timnas Indonesia ini harus absen dari ajang SCM Cup 2015.

Sementara itu, meski tanpa Kurnia Meiga, tim pelatih Arema Cronus tak perlu risau. Pasalnya, penjaga gawang pelapis mereka, I Made Kadek Wardhana tampil apik sepanjang SCM Cup lalu.

Arema sendiri bakal melakoni laga final Inter Island Cup 2015 kontra Persib Bandung akhir pekan ini. Laga tersebut bakal dihelat di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

Arema Klub Indonesia Terbaik Kedua Versi IFFHS

Arema Klub Indonesia Terbaik Kedua Versi IFFHS

arema_bjn - Internasional Federation of Football History & Statistics (IFFHS) telah merilis daftar klub terbaik dunia versi mereka pada medio Januari ini. Arema menjadi klub asal Indonesia terbaik kedua dengan poin 67,00.

Kendati hanya menjadi peringkat ketiga Indonesia Super League (ISL) 2014, Arema menempati posisi 346 dunia, kalah 15 poin saja dari Persipura Jayapura yang berada di posisi 235. Sementara itu, sang juara ISL 2014, Persib Bandung malah tidak masuk dalam daftar tersebut.

Torehan poin klub kebanggaan Aremania itu mengalahkan sejumlah klub ternama dunia. Sebut saja Rayo Vallecano (Liga Spanyol), Urawa Reds (Liga Jepang), Fenerbahe (Liga Turki), AC Parma (Liga Italia), Aston Villa (Liga Inggris), LA Galaxy (Liga Amerika), dan seterusnya yang berada di bawah Arema.

Penilaian IFFHS ini berdasarkan jumlah kemenangan klub di semua negara anggota FIFA, tak hanya di liga domestik, tapi juga kompetisi benua dan antar benua di musim 2014. Bobot nilai dari masing-masing benua juga berbeda sesuai dengan peringkat FIFA-nya.

Untuk musim 2014 lalu, Real Madrid, Spanyol masih menjadi yang terbaik versi IFFHS dengan koleksi 381,00 poin. Menyusul di bawahnya adalah Bayern Munchen, Jerman (276), Atletico Madrid, Spanyol (267), FC Barcelona, Spanyol (251), dan CA Nacional, Kolumbia (249) di posisi lima besar.

Rabu, 21 Januari 2015

Jangan Bandingkan Si Jabrik dengan Gustavo Lopez

Jangan Bandingkan Si Jabrik dengan Gustavo Lopez

arema_bjn - Move on itu adalah sebuah hal yang enak diucapkan tapi susah dilakukan. Arema Cronus boleh saja tak juara musim 2014 lalu, tapi sosok pemain satu ini memang membuat Aremania kecewa ketika akhirnya hengkang.

Gustavo Lopez, pemain asal Argentina ini seolah menjadi jawaban lini tengah Arema musim 2014 kemarin. Kelihaiannya mengolah bola, matangnya umpan yang diberikan hingga berbahayanya eksekusi bola mati membuat peranannya sangat sentral. Karena sentralnya, ketika dia absen maka permainan Singo Edan amburadul.

Buktinya, saat pertandingan semifinal ISL melawan Persib Bandung. Saat kemenangan didepan mata sirna hilang begitu saja setelah Gustavo ditarik karena mengalami cedera.

Sentralnya seorang Gustavo pasti akan menghasilkan plus dan minus. Sisi positif tentu saja, skuad Singo Edan lebih tertata secara permainan. Pola umpan pendek terlihat lancar dan akan memanjakan barisan depan. Namun sisi negatifnya, terlalu bergantung pada satu pemain dan kemudian membuat permainan menjadi "one man show".

Jika ditanya dilepasnya Gustavo Lopez ke Terengganu FA, secara permainan tentu saja sebuah kerugian. Melepas Gustavo bukan jawaban karena kelemahan Singo Edan musim lalu bukan soal permainan lini tengah. Tapi nasi sudah menjadi bubur, mari move on !!!

Kedatangan pemain muda asal Liberia Sengbah Kennedy diharapkan menjadi jawaban hengkangnya Gustavo. Dengan memakai kaki dominan kiri, pemain dengan panggilan Jabrik ini memukau pada beberapa ujicoba tapi saat lawannya secara kualitas dibawah Arema.

Saat mulai bertemu Persija, Sriwijaya FC, Mitra Kukar hingga Persela barulah terlihat bagaimana seorang Kennedy menjawab keinginan Arema. Jawabannya, dia bukan pengganti Gustavo jadi jangan bandingkan Kennedy dengan Gustavo.

Kennedy adalah pemain yang benar-benar baru secara pola permainan untuk Arema Cronus. Pemain terbaik divisi utama 2014 ini lengket saat pegang bola, berani berduel dan punya skill yang mumpuni bahkan redaksi bilang Kennedy ini Erick Weeks yang lebih bertenaga.

Bermain selama 90 menit melawan Persela sebenarnya menjadi uji kapabilitas seorang Kennedy. Namun 45 menit babak pertama, dia seolah kebingungan harus berada di posisi mana. Entah karena penempatan posisinya jelek, pemain lain pun terlihat malas memberi umpan kepadanya. Ya sederhananya Kennedy belum dipercaya pemain lain, meski pada babak ini ia berkontribusi pada hadiah penalti yang kemudian dieksekusi dengan baik oleh Fabiano.

45 menit babak kedua menjadi cerita beda untuk Si Jabrik. Ia tampil lebih percaya diri, pemain lain pun lebih sering memberi umpan kepadanya. Satu peluang juga ia kreasikan meski masih digagalkan Khoirul Huda. Melihat hal ini, kita sebenarnya tidak perlu move on juga dari Gustavo karena Kennedy ini bukan pemain dengan tipikal sama tapi beda.

Jadi, sekali lagi jangan bandingkan Si Jabrik dengan Gustavo Lopez.

Ahmad Noviandani Tuntaskan Satu Misi Lagi

Ahmad Noviandani Tuntaskan Satu Misi Lagi

arema_bjn - Tampil bagus dan turut menyumbang satu gol di laga sebelumnya, membuat tim pelatih kembali menurunkan Ahmad Noviandani saat Arema menang 2-1 atas Persela Lamongan, Selasa (20/1) di ajang SCM Cup 2015 Grup B. Pemain muda Arema itu sukses menuntaskan satu misi lagi yang diembankan padanya.

Dani, sapaan akrabnya, masuk di menit ke-27 setelah semenit sebelumnya Arema tertinggal 1-0 oleh gol Balsa Bozovic. Pemain asal Kandangan Kediri itu menggantikan Hendro Siswanto untuk lebih menambah daya ledak Arema di sektor sayap kanan yang belum terlihat.

"Kita masukkan Dani untuk memberikan kepercayaan pada dia, apalagi dia masih muda, agar mental dia terjaga dalam tekanan lawan maupun suporter," terang pelatih Arema, Suharno usai laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang itu.

"Selain itu, tujuannya untuk menutup ruang gerak Mahyadi Pangabean di sayap kiri yang maju membantu serangan dan memiliki umpan tarik bagus yang salah satunya berujung gol bagi Persela," imbuh pelatih 56 tahun tersebut.

Alhasil, setelah masuknya Dani, sayap kiri Persela jadi hilang agresivitasnya dan justru malah serangan sayap Arema lebih eksplosif. Permainan apik pemilik jersey nomor 17 itu turut andil dalam dua gol Arema yang membalikkan skor hingga akhirnya menang 2-1 atas Laskar Joko Tingkir.

Arema Tak Berharap Semifinal SCM Cup di Malang


Arema Tak Berharap Semifinal SCM Cup di Malang

arema_bjn - Jika lolos, manajemen Arema tak berharap laga semifinal SCM Cup 2015 dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang. Mereka lebih setuju laga dihelat di tempat netral sesuai yang telah ditentukan oleh panitia turnamen itu.

Sebelumnya, laga semifinal dan final, 25 dan 27 Januari terancam berpindah venue dari Stadion Haji Agus Salim Padang. Hal ini terkait dengan terancam sepinya stadion dari suporter karena tuan rumah Semen Padang yang gagal lolos.

"Semisal Malang ditunjuk sebagai venue pengganti ya kita siap-siap saja, tapi sejauh ini kan belum ada info penunjukan dari panpel pusat SCM Cup," ungkap Sudarmaji, Media Officer Arema kepada WEAREMANIA.

"Ya kalau itu sih biarlah panpel pusat SCM Cup 2015 dan PSSI yang punya gawe yang menentukan, Arema sih ikut saja. Lebih fairnya sih di tempat netral. Namun pada dasarnya, Arema siap bermain di manapun venue-nya," imbuhnya.

Untuk lolos ke babak semifinal, Arema masih butuh tambahan satu poin lagi. Di laga pemungkas Grup B, Ahmad Bustomi dkk harus meladeni perlawanan runner-up sementara Persipura Jayapura, Kamis (22/1).

Arema Valid Ikut ISL 2015 Bersama GU dan PBR

Arema Valid Ikut ISL 2015 Bersama GU dan PBR

arema_bjn - PT Liga Indonesia (PT LI) memastikan jika Arema Cronus diperbolehkan berlaga di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015. Hal tersebut, diketahui setelah PT LI menggelar rapat pleno di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1).

Sekretaris PT LI, Tigorshalom Boboy, menerangkan jika hal serupa tidak hanya terjadi dengan Arema. Melainkan juga berlaku pada Gresik United dan Pelita Bandung Raya.

Ketiga klub tersebut diloloskan karena beberapa hal. Misalnya saja, Arema dan Gresik United yang telah memberikan data serta laporan terkait proyeksi pembiayaan untuk ISL musim 2015.

"Tiga klub sudah dianggap valid untuk lanjut, yaitu Arema, Gresik United, dan PBR. Arema sendiri sudah melakukan penyesuaian proyeksi pendapatan dan anggaran. Gresik United juga sudah menyerahkan proyeksi untuk ISL 2015, terutama soal pendapatan. Proyeksi pembiayaan Arema saat ini sekitar Rp45 miliar. Sementara Gresik United berkurang banyak," terang Tigor.

Sedangkan PBR lolos karena PT LI sudah mendapat konfirmasi terkait utang. Berdasarkan data yang diterima PT LI, PBR kini hanya tinggal memiliki utang sebesar Rp400 juta.

"Utang PBR, sebelumnya sekitar Rp4 miliar dan sudah memberi konfirmasi nilai utang. Nilai utang bisa tertutupi kontribusi komersial. Jadi, tiga klub tersebut dalam posisi aman untuk masuk ke level selanjutnya," tambahnya.

Ketiga klub tambahan ini menyusul 12 klub lainnya yang sebelumnya sudah lolos verifikasi untuk mengikuti ISL 2015.

Tiga klub lainnya belum bisa diloloskan untuk tampil di ISL. Masing-masing yakni, PSM Makassar, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta, masih dalam status ditunggu.

Semifinal Pindah ke Malang?

Semifinal Pindah ke Malang?

arema_bjn - Semen Padang FC gagal memenuhi ekspektasi publiknya. Tim asuhan Jafri Sastra tersebut gagal tembus babak lanjutan SCTV Cup 2015 grup A di Stadion H Agus Salim, Padang. Kekalahan beruntun dari Sriwijaya FC dan Persebaya Surabaya mengubur harapan Irsyad Maulana dkk untuk main di babak semifinal.

Rumor pun berkembang. Ada isu venue semifinal dan final bakal
dipindah. Tempat pelaksanaannya, mana lagi jika bukan Stadion
Kanjuruhan Malang. Sebab, kabarnya panitia tidak mau semifinal
dan final tanpa penonton bila digelar di Stadion Agus Salim.

Sumber internal manajemen membenarkan bahwa rumor
tersebut sedang santer terdengar. “Ada peluang semifinal dan final
digelar di Malang. Pasalnya, Semen Padang tidak lolos ke babak
lanjutan dan Stadion Agus Salim akan kosong melompong di
babak semifinal-final. Panitia kabarnya ingin pindahkan babak
lanjutan di Malang,” ujar sumber kepada Malang Post, kemarin.

Sebagai tuan rumah yang punya kans lolos ke semifinal dan final,
Arema memberi harapan bagi panitia untuk dapat penonton
hingga babak puncak. Suasana serta atmosfer meriah yang jadi
barang jualan panitia kepada para sponsor pun bisa tercapai di
babak semifinal dan final.

Namun, pelaksanaan semifinal-final di Padang atau Malang bakal
jadi negosiasi antara panitia SCTV dan PSSI. Isu ini bisa mentah
apabila PSSI tetap ngotot menggelar semifinal-final di Padang
dengan resiko merugi dari penjualan tiket yang nihil.

Sebaliknya, rumor pemindahan venue semifinal dan final bakal
menguat apabila SCTV sukses melobi PSSI untuk memburu
penjualan tiket dan atmosfer pertandingan di Malang. Sejalan
dengan besarnya peluang Arema tembus ke semifinal, rumor ini
diprediksi menguat.

Pihak tuan rumah Malang, manajemen Arema, tidak menampik
bahwa isu tersebut sedang berkembang. “Kita sudah dengar ada
isu tersebut. Namun, apakah semifinal dan final dipindah ke
Malang, masih jadi tanda tanya. Kita tunggu saja
perkembangannya,” kata Media Officer Arema Cronus Sudarmaji

SUHARNO AKUI LINI TENGAH SEMPAT KEDODORAN

SUHARNO AKUI LINI TENGAH SEMPAT KEDODORAN
arema_bjn - Meski unggul 2- 1 atas Persela Lamongan, namun Arema Cronus sempat kedodoran di babak pertama . Laskar Joko Tingkir sempat merepotkan Arema dalam laga di Stadion Kanjuruhan , Kepanjen, Kabupaten Malang , Selasa ( 20/ 1) malam .

Pelatih Arema, Suharno, mengakui hal itu. “ Lini tengah kami di
babak pertama agak kurang. Tapi setelah dibenahi bisa
berkembang , ” tandas pelatih asal Klaten itu.

Ditambahkan, Arema sempat kuwalahan menghadapi kuatnya lini belakang Persela, dan cerdiknya serangan balik yang begitu cepat .

“ Sebetulnya lawan bikin kami susah main. Di kandang Arema,
lawan- lawan yang suka bikin kejutan seperti Persita , Persik, dan
Persija memang menyusahkan, ” urainya.
Apalagi , lanjut Suharno, Persela bermain seakan tidak ada beban .

Mantan pelatih Persiwa Wamena itu menilai , materi Persela
cukup bagus dengan progres permainan yang terus meningkat.

“ Materi pemain Persela cukup bagus . Kekuatan mereka lambat
laun membaik . Ini yang membuat mereka sangat sulit
ditaklukkan, ” pungkas pelatih berjuluk Pak Once itu.

AREMANIA TEBARKAN SPIRIT DENGAN CHANT BARU

AREMANIA TEBARKAN SPIRIT DENGAN CHANT BARU

arema_bjn - Antusias Aremania dalam menyaksikan SCM Cup
2015 memang mengalami penurunan, namun bukan
berarti hal itu menurunkan kreavitas mereka, justru
dalam momen tersebut Aremania memunculkan
chant baru dengan irama berbeda.

Hal ini terjadi saat pertandingan Arema Cronus
melawan Persela Lamongan di Stadion Kanjuruhan
Kabupaten Malang (20/1). Chant dengan irama
rancak itu menggema menggambarkan spirit
pengorbanan Aremania kepada tim kesayangannya.

Berikut lirik chant baru itu :

“Jiwa kami, nyawa kami, harta kami untuk Arema
Panas dan hujan tak kurasakan
Inilah kami untukmu Arema…”

Aremania yang menyaksikan langsung pertandingan
Arema Cronus melawan Persela Lamongan mengaku
salut dengan chant ini. “Ada yang berbeda dengan
chant ini. Seperti ada semangat tersendiri, Aremania
harus kembali menjadi pionir kreativitas,” ucap
Arifin, Aremania asal Blimbing saat ditemui di tribun
VIP Stadion Kanjuruhan