Arema Bidik Pemain Timnas Makedonia, Siapa?
AREMA BJN - Dua slot pemain asing di Arema Cronus sudah terisi. Pertama
Fabiano Beltrame yang sudah menyatakan dirinya akan bergabung dengan
tim dan kedua Somen Tchoyi yang resmi diperkenalkan oleh manajemen, Selasa (09/12) kemarin.
Posisi pemain asing pun tinggal menyisakan satu slot karena kebijakan
PT Liga Indonesia yang hanya memperbolehkan tim memakai tiga pemain
asing saja. Beberapa nama pun sempat mencuat seperti Robertino Pugliara,
Erick Weeks ataupun Zahrahan Krangar.
Namun usai rilis pemain
asing baru Selasa kemarin, internal manajemen Arema menyatakan satu
pemain asing yang menjadi bidikan saat ini belum pernah main di
kompetisi Indonesia Super League (ISL) sebelumnya. Ia adalah pemain yang
pernah memperkuat Timnas Makedonia junior hingga senior yaitu Nikola
Jakimovski.
Pemain ini masih relative muda karena berumur 24
tahun. Berasal dari daratan Eropa Timur tentu saja Jakimovski memiliki
fisik yang tinggi yaitu 182 cm. Pemain ini pun dalam berbagai tayangan
video adalah pemain kidal alias memiliki kaki kiri yang kuat dan menjadi
andalan.
Dalam catatan soccerway, Nikola Jakimovksi pernah
bermain di Liga Jepang dan memperkuat Nagoya Grampus. Ia bermain
sebanyak 15 kali dengan minute play selama 558 menit. Namun tak mampu
mencetak gol sama sekali. Saat ini ia bermain untuk Jagodina di Liga
Serbia. Jika ia jadi berkarir di Indonesia dan klubnya Arema maka ia
akan berperan sebagai pengganti Gustavo Lopez yang hengkang ke Liga
Malaysia.
Jakimovski sebenarnya adalah pemain yang berposisi
sebagai sayap kiri, namun ia juga punya kemampuan bermain sebagai
pengatur serangan.
Namun manajemen Arema sendiri membantah
akan merekrut pemain yang pernah memperkuat Timnas Makedonia U-21 ini.
General Manager Arema, Ruddy Widodo menjelaskan bahwa satu pemain asing
yang akan direkrut tim pernah bermain di ISL.
"Yang jelas sudah ada target. Dia pernah bermain di ISL," jelasnya.
Jakimovski sendiri kabarnya coba didatangkan agen Onana Jules. Onana
sendiri telah berhasil membawa Somen Tchoyi bersegaram Arema. Namun saat
dikonfirmasi ia tak membenarkan ataupun menolak. “Kalau menawarkan
pemain lain pasti ada, tapi manajemen Arema sudah punya gambaran pemain
sendiri,” ucapnya.
Rabu, 10 Desember 2014
Persib Lolos LCA, Arema Bisa Main di AFC Cup
Persib Lolos LCA, Arema Bisa Main di AFC Cup
AREMA BJN - Peluang Arema Cronus untuk menjadi tim peserta AFC Cup 2015 masih terbuka. Dengan syarat, tim Singo Edan menjadi tim cadangan atau pelapis untuk Persib Bandung yang akan bertarung di babak playoff fase 2 Liga Champion Asia.
Seperti yang dikutip dari Malang Post, Arema masih punya kesempatan tampil di kompetisi kasta 2 Asia yaitu AFC Cup karena PSSI memperjuangkan slot kosong Persib Bandung. Dalam situs resmi AFC, slot Indonesia untuk AFC Cup 2015 adalah 1+0.
Slot 1 sudah dimiliki oleh Persipura Jayapura sedangkan slot 0 adalah milik Persib Bandung yang juga masuk fase playoff LCA. Jika Persib tembus ke fase grup LCA 2015 maka slot yang harusnya untuk tim juara ISL itu jadi tidak terisi klub manapun.
Demi memberi kesempatan tim semifinalis ISL 2014, PSSI memperjuangkan Arema agar masuk sebagai pengisi slot kosong tersebut, andai Persib tembus ke fase grup penyisihan LCA 2015.
Dalam email resmi Azwan Karim, Direktur Media PT Liga Indonesia kepada manajemen Arema, ia meminta tim berlogo kepala singa ini untuk melampirkan data-data klub. Tujuannya tentu saja agar bisa didaftarkan menjadi tim cadangan AFC Cup 2015 dari Indonesia sebagai pelapis bagi Persib Bandung.
Dikonfirmasi terkait hal ini, manajemen Arema belum banyak berkomentar sebab rencananya dua wakil Arema Direktur Ruddy Widodo dan Manajer Bisnis Fuad Ardiansyah akan ikut dalam meeting PT LI di Jakarta.
"Belum ada keputusan apa-apa soal jadi tim cadangan di AFC Cup 2015. Semua tergantung rapat PT LI di Jakarta hari ini. Tapi, memang benar, Arema diminta data untuk jadi tim cadangan slot Indonesia di AFC Cup 2015," kata Fuad.
Arema punya kesempatan menjadi tim cadangan slot Indonesia di AFC Cup 2015, karena unggul head to head dengan semifinalis ISL lainnya, Pelita Bandung Raya. Menurut Fuad, keputusan apapun yang akan terjadi dalam rapat PT LI akan menentukan budgeting Arema musim depan.
"Kalau kita benar-benar bisa mewakili Indonesia di AFC Cup 2015, tentu budgeting kita musim depan bakal berubah. Biaya operasional dan kebutuhan tim pasti naik. Karena akan ikut di tiga kompetisi, ISL, Copa dan AFC Cup," pungkasnya.
AREMA BJN - Peluang Arema Cronus untuk menjadi tim peserta AFC Cup 2015 masih terbuka. Dengan syarat, tim Singo Edan menjadi tim cadangan atau pelapis untuk Persib Bandung yang akan bertarung di babak playoff fase 2 Liga Champion Asia.
Seperti yang dikutip dari Malang Post, Arema masih punya kesempatan tampil di kompetisi kasta 2 Asia yaitu AFC Cup karena PSSI memperjuangkan slot kosong Persib Bandung. Dalam situs resmi AFC, slot Indonesia untuk AFC Cup 2015 adalah 1+0.
Slot 1 sudah dimiliki oleh Persipura Jayapura sedangkan slot 0 adalah milik Persib Bandung yang juga masuk fase playoff LCA. Jika Persib tembus ke fase grup LCA 2015 maka slot yang harusnya untuk tim juara ISL itu jadi tidak terisi klub manapun.
Demi memberi kesempatan tim semifinalis ISL 2014, PSSI memperjuangkan Arema agar masuk sebagai pengisi slot kosong tersebut, andai Persib tembus ke fase grup penyisihan LCA 2015.
Dalam email resmi Azwan Karim, Direktur Media PT Liga Indonesia kepada manajemen Arema, ia meminta tim berlogo kepala singa ini untuk melampirkan data-data klub. Tujuannya tentu saja agar bisa didaftarkan menjadi tim cadangan AFC Cup 2015 dari Indonesia sebagai pelapis bagi Persib Bandung.
Dikonfirmasi terkait hal ini, manajemen Arema belum banyak berkomentar sebab rencananya dua wakil Arema Direktur Ruddy Widodo dan Manajer Bisnis Fuad Ardiansyah akan ikut dalam meeting PT LI di Jakarta.
"Belum ada keputusan apa-apa soal jadi tim cadangan di AFC Cup 2015. Semua tergantung rapat PT LI di Jakarta hari ini. Tapi, memang benar, Arema diminta data untuk jadi tim cadangan slot Indonesia di AFC Cup 2015," kata Fuad.
Arema punya kesempatan menjadi tim cadangan slot Indonesia di AFC Cup 2015, karena unggul head to head dengan semifinalis ISL lainnya, Pelita Bandung Raya. Menurut Fuad, keputusan apapun yang akan terjadi dalam rapat PT LI akan menentukan budgeting Arema musim depan.
"Kalau kita benar-benar bisa mewakili Indonesia di AFC Cup 2015, tentu budgeting kita musim depan bakal berubah. Biaya operasional dan kebutuhan tim pasti naik. Karena akan ikut di tiga kompetisi, ISL, Copa dan AFC Cup," pungkasnya.
Somen Alfred Tchoyi, Pernah Rasakan Atmosfer Liga Champions
Somen Alfred Tchoyi, Pernah Rasakan Atmosfer Liga Champions
AREMA BJN - Arema telah resmi memperkenalkan Somen Alfred Tchoyi sebagai punggawa anyar untuk Indonesia Super League musim 2015.
Pemain asal Kamerun ini memiliki statistic yang menarik sepanjang kiprahnya dalam dunia sepakbola. Ia memulai karir sepakbolanya di Eropa mulai musim 2005 dimana bermain untuk Odd FC yang ada di Liga Norwegia. Saat musim pertamanya termasuk mulus karena bermain hingga 30 pertandingan, namun saat musim kedua pada tahun 2006, ia hanya bermain 8 laga saja karena diminati tim lain.
Pada musim yang sama ia pindah ke tim lain di Liga Norwegia dan bermain untuk Stabaek dan bermain sebanyak 15 kali serta menciptakan tiga gol. Musim pertamanya di Stabaek yang berjalan lancar membuat tahun keduanya pada musim 2007 jauh lebih baik, ia dipercaya bermain sebanyak 26 kali dan mencetak 4 gol. Pada musim ini juga ia membawa Stabaek bertengger di posisi runner up Liga Norwegia.
Pada musim 2008, ia hanya bermain setengah kompetisi saja dan mencatatkan jumlah pertandingan sebanyak 8 kali. Ini bukan berarti tak ada kepercayaan dari tim pelatih Stabaek namun karena pada pertengahan musim, ia dibeli oleh FC Salzbourg di Liga Austria dengan harga 2 juta poundsterling.
Di klub inilah, nama Somen Tchoyi melambung. Pada musim 2008/2009 saja, ia mencatatkan jumlah pertandingan sebanyak 28 kali dan berhasil menceploskan 6 gol. Pada musim ini juga ia mengantarkan Salzbourg menjadi kampiun Liga Austria. Pada musim kedua, penampilannya lebih menggila lagi. Ia bermain selama 2825 menit dengan catatan pertandingan sebanyak 36 kali dan mencetak 8 gol. Musim ini pula ia kembali mengantarkan timnya mempertahankan gelar juara Liga Austria.
Dikarenakan performanya yang menawan, klub Liga Inggris, West Bromwich Albion meminangnya dengan harga 3 juta poundsterling untuk menggunakan jasa pemain berusia 31 tahun ini. Tantangan bermain di Liga Inggris yang lebih ketat coba dijawabnya. Musim pertama pada tahun 2010/2011 ia bermain sebanyak 23 kali dengan 7 kali sebagai starting line up dan 16 kali sebagai pemain pengganti. Enam gol ia cetak termasuk hattrick ke gawang Newcastle United.
Pada musim kedua (2011/2012), mantan pemain Timnas Kamerun ini hanya bermain sebanyak 18 kali dengan 6 kali sebagai pemain inti dan 12 kali sebagai pemain pengganti. Kondisi inilah yang membuatnya hengkang ke Augsburg di Liga Jerman pada musim 2012/2013. Berkompetisi di Bundesliga juga tak membuatnya mampu bangkit seperti di Austria karena hanya bermain dua kali.
Untuk musim kemarin, praktis ia belum punya klub. Sempat akan mencoba peruntunggannya di Liga Amerika Serikat namun akhirnya gagal karena proses transfer yang tak menemui kata sepakat. Berlabuhlah dia ke Arema untuk mencicipi ketatnya Liga Indonesia.
Tercatat, pemain yang punya tinggi 190 cm ini pernah bermain di Piala UEFA (sekarang Europa League) dan Liga Champions saat memperkuat Salzbourg pada musim 2008-2010. Ia bermain di kompetisi antar klub eropa ini sebanyak 18 kali dan mencetak dua gol. Ia juga pernah bermain untuk Timnas Kamerun pada tahun 2009-2011 dengan jumlah caps sebanyak 12 kali dan mencatatkan 1 gol untuk namanya.
AREMA BJN - Arema telah resmi memperkenalkan Somen Alfred Tchoyi sebagai punggawa anyar untuk Indonesia Super League musim 2015.
Pemain asal Kamerun ini memiliki statistic yang menarik sepanjang kiprahnya dalam dunia sepakbola. Ia memulai karir sepakbolanya di Eropa mulai musim 2005 dimana bermain untuk Odd FC yang ada di Liga Norwegia. Saat musim pertamanya termasuk mulus karena bermain hingga 30 pertandingan, namun saat musim kedua pada tahun 2006, ia hanya bermain 8 laga saja karena diminati tim lain.
Pada musim yang sama ia pindah ke tim lain di Liga Norwegia dan bermain untuk Stabaek dan bermain sebanyak 15 kali serta menciptakan tiga gol. Musim pertamanya di Stabaek yang berjalan lancar membuat tahun keduanya pada musim 2007 jauh lebih baik, ia dipercaya bermain sebanyak 26 kali dan mencetak 4 gol. Pada musim ini juga ia membawa Stabaek bertengger di posisi runner up Liga Norwegia.
Pada musim 2008, ia hanya bermain setengah kompetisi saja dan mencatatkan jumlah pertandingan sebanyak 8 kali. Ini bukan berarti tak ada kepercayaan dari tim pelatih Stabaek namun karena pada pertengahan musim, ia dibeli oleh FC Salzbourg di Liga Austria dengan harga 2 juta poundsterling.
Di klub inilah, nama Somen Tchoyi melambung. Pada musim 2008/2009 saja, ia mencatatkan jumlah pertandingan sebanyak 28 kali dan berhasil menceploskan 6 gol. Pada musim ini juga ia mengantarkan Salzbourg menjadi kampiun Liga Austria. Pada musim kedua, penampilannya lebih menggila lagi. Ia bermain selama 2825 menit dengan catatan pertandingan sebanyak 36 kali dan mencetak 8 gol. Musim ini pula ia kembali mengantarkan timnya mempertahankan gelar juara Liga Austria.
Dikarenakan performanya yang menawan, klub Liga Inggris, West Bromwich Albion meminangnya dengan harga 3 juta poundsterling untuk menggunakan jasa pemain berusia 31 tahun ini. Tantangan bermain di Liga Inggris yang lebih ketat coba dijawabnya. Musim pertama pada tahun 2010/2011 ia bermain sebanyak 23 kali dengan 7 kali sebagai starting line up dan 16 kali sebagai pemain pengganti. Enam gol ia cetak termasuk hattrick ke gawang Newcastle United.
Pada musim kedua (2011/2012), mantan pemain Timnas Kamerun ini hanya bermain sebanyak 18 kali dengan 6 kali sebagai pemain inti dan 12 kali sebagai pemain pengganti. Kondisi inilah yang membuatnya hengkang ke Augsburg di Liga Jerman pada musim 2012/2013. Berkompetisi di Bundesliga juga tak membuatnya mampu bangkit seperti di Austria karena hanya bermain dua kali.
Untuk musim kemarin, praktis ia belum punya klub. Sempat akan mencoba peruntunggannya di Liga Amerika Serikat namun akhirnya gagal karena proses transfer yang tak menemui kata sepakat. Berlabuhlah dia ke Arema untuk mencicipi ketatnya Liga Indonesia.
Tercatat, pemain yang punya tinggi 190 cm ini pernah bermain di Piala UEFA (sekarang Europa League) dan Liga Champions saat memperkuat Salzbourg pada musim 2008-2010. Ia bermain di kompetisi antar klub eropa ini sebanyak 18 kali dan mencetak dua gol. Ia juga pernah bermain untuk Timnas Kamerun pada tahun 2009-2011 dengan jumlah caps sebanyak 12 kali dan mencatatkan 1 gol untuk namanya.
FIFA Denda Ratusan Juta 3 Klub Indonesia, Siapa Saja?
FIFA Denda Ratusan Juta 3 Klub Indonesia, Siapa Saja?
AREMA BJN - Komite disiplin (Komdis) FIFA menjatuhkan sanksi denda kepada tiga klub Indonesia atas pelanggaran mempublikasikan data yang terkandung dalam transfer matching system (TMS).
Ketiga klub yang mendapat denda itu adalah Persebaya Surabaya, Bali Devata Persires, dan PSIS Semarang. Persebaya dan Bali Devata diganjar denda CHF25.000, atau sekitar Rp309,7 juta. Sedangkan PSIS didenda CHF15.000 (sekitar Rp185,82 juta).
"Persebaya dan Bali Devata Persires didenda, karena menerbitkan data rahasia dari TMS di aku Twitter yang berafiliasi ke klub,"
"Sedangkan PSIS menerbitkan ulang tweet itu, dan memperlihatkan surat rahasia yang dikirim TMS FIFA,” demikian pernyataan induk organisasi sepakbola dunia itu di laman resminya.
"Ketiga klub itu juga mendapat teguran. Mereka telah melanggar pasal 3.4 urutan 3 dari peraturan FIFA tentang status dan transfer Pemain,"
"Ini menjadi kasus pertama yang membuat komite disiplin mengeluarkan keputusan sanksi atas pelanggaran kerahasiaan melalui media sosial. Keputusan itu telah diberitahukan kepada pihak-pihak terkait,"
"Data yang dikeluarkan FIFA harus tetap bersifat rahasia kepada pihak-pihak yang terlibat dalam transfer demi keamanan lebih dari 6.500 klub, dan 209 asosiasi anggota yang menggunakan sistem itu,"
Dengan disanksinya tiga klub ini oleh federasi sepakbola tertinggi di dunia ini menjadi kesekian kalinya untuk Indonesia. Sebelumnya Arema juga sempat harus membayar denda sebesar 5000 CHF dan denda pengurangan tiga poin pada musim kompetisi 2012/2013 karena kasus Laundry Poulangye yang melapor ke FIFA soal tunggakan gaji. Musim lalu Persebaya juga dikenai pengurangan tiga poin dan diharuskan membayarkan gaji Elongo yang jumlahnya mencapai Rp225 juta plus denda 5 persen yang terhitung sejak 2012 lalu.
AREMA BJN - Komite disiplin (Komdis) FIFA menjatuhkan sanksi denda kepada tiga klub Indonesia atas pelanggaran mempublikasikan data yang terkandung dalam transfer matching system (TMS).
Ketiga klub yang mendapat denda itu adalah Persebaya Surabaya, Bali Devata Persires, dan PSIS Semarang. Persebaya dan Bali Devata diganjar denda CHF25.000, atau sekitar Rp309,7 juta. Sedangkan PSIS didenda CHF15.000 (sekitar Rp185,82 juta).
"Persebaya dan Bali Devata Persires didenda, karena menerbitkan data rahasia dari TMS di aku Twitter yang berafiliasi ke klub,"
"Sedangkan PSIS menerbitkan ulang tweet itu, dan memperlihatkan surat rahasia yang dikirim TMS FIFA,” demikian pernyataan induk organisasi sepakbola dunia itu di laman resminya.
"Ketiga klub itu juga mendapat teguran. Mereka telah melanggar pasal 3.4 urutan 3 dari peraturan FIFA tentang status dan transfer Pemain,"
"Ini menjadi kasus pertama yang membuat komite disiplin mengeluarkan keputusan sanksi atas pelanggaran kerahasiaan melalui media sosial. Keputusan itu telah diberitahukan kepada pihak-pihak terkait,"
"Data yang dikeluarkan FIFA harus tetap bersifat rahasia kepada pihak-pihak yang terlibat dalam transfer demi keamanan lebih dari 6.500 klub, dan 209 asosiasi anggota yang menggunakan sistem itu,"
Dengan disanksinya tiga klub ini oleh federasi sepakbola tertinggi di dunia ini menjadi kesekian kalinya untuk Indonesia. Sebelumnya Arema juga sempat harus membayar denda sebesar 5000 CHF dan denda pengurangan tiga poin pada musim kompetisi 2012/2013 karena kasus Laundry Poulangye yang melapor ke FIFA soal tunggakan gaji. Musim lalu Persebaya juga dikenai pengurangan tiga poin dan diharuskan membayarkan gaji Elongo yang jumlahnya mencapai Rp225 juta plus denda 5 persen yang terhitung sejak 2012 lalu.
Somen Alfred Tchoyi Bisa Main di Tiga Posisi, Apa Saja?
Somen Alfred Tchoyi Bisa Main di Tiga Posisi, Apa Saja?
AREMA BJN - Arema telah resmi memperkenalkan Somen Alfred Tchoyi sebagai pemain Singo Edan untuk musim 2015.
Perkenalan yang dilakukan Selasa (09/12) di kantor Arema ini membuat satu pemain asing namanya terkuak dari tiga pemain asing yang akan memperkuat Singo Edan musim depan. Sebenarnya masih ada Fabiano Beltrame, namun manajemen memilih bungkam sebelum sang pemain sendiri yang datang.
Kehadiran Somen sekaligus juga akan menggantikan posisi Beto Goncalves yang memilih hengkang ke Liga Malaysia memperkuat Penang FA yang saat ini dilatih Jacksen F Tiago. Meski posisi sebenarnya adalah gelandang serang namun kemampuan versatile atau bermain di berbagai posisi membuatnya bisa dimainkan Arema pada posisi penyerang.
General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo menjelaskan bahwa dengan skuad yang ada saat ini, sosok Samsul Arif sebisa mungkin harus bermain sebagai pemain inti. "Kalau Gonzales itu kan sudah striker murni, jadi tak butuh striker dengan model seperti ini. Kalau dia (Somen) sudah sesuai kebutuhan,"
Sementara Agen pemain, Onana Jules menjelaskan bahwa mantan pemain Timnas Kamerun itu bisa bermain di berbagai posisi mulai striker murni, penyerang lubang ataupun striker sayap.
"Dia bisa main di posisi 9 (striker), 10 (penyerang lubang) dan 11 (striker sayap),"
Melihat kualitasnya yang pernah bermain di West Bromwich Albion, Onana menjamin meski dia berpostur tinggi namun kemampuan driblenya luar biasa. "Ya kemampuan driblenya luar biasa. Kemampuannya seperti Mousa Sissoko (pemain Newscastle) yang meski tinggi tapi punya akselerasi yang bagus,"
Seperti diberitakan sebelumnya, perekrutan pemain yang mempunyai dua paspor kewarganegaraan ini relative lama. Meski tak melalui proses seleksi, namun Arema memantaunya sekitar sebulan. Pihak Arema juga tak mau percaya begitu saja dengan tawaran dari Onana Jules meski video kemampuannya beberapa tersaji di chanel youtube.
Informasi dari pemain Kamerun yang lain seperti Pierre Njanka ataupun Herman Dzumafo menjadi referensi untuk merekrut pemain pencetak 7 gol selama bermain di Liga Inggris ini. Ia juga tercatat pernah bermain di Piala UEFA (sekarang Europa League) dan Liga Champions Eropa.
AREMA BJN - Arema telah resmi memperkenalkan Somen Alfred Tchoyi sebagai pemain Singo Edan untuk musim 2015.
Perkenalan yang dilakukan Selasa (09/12) di kantor Arema ini membuat satu pemain asing namanya terkuak dari tiga pemain asing yang akan memperkuat Singo Edan musim depan. Sebenarnya masih ada Fabiano Beltrame, namun manajemen memilih bungkam sebelum sang pemain sendiri yang datang.
Kehadiran Somen sekaligus juga akan menggantikan posisi Beto Goncalves yang memilih hengkang ke Liga Malaysia memperkuat Penang FA yang saat ini dilatih Jacksen F Tiago. Meski posisi sebenarnya adalah gelandang serang namun kemampuan versatile atau bermain di berbagai posisi membuatnya bisa dimainkan Arema pada posisi penyerang.
General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo menjelaskan bahwa dengan skuad yang ada saat ini, sosok Samsul Arif sebisa mungkin harus bermain sebagai pemain inti. "Kalau Gonzales itu kan sudah striker murni, jadi tak butuh striker dengan model seperti ini. Kalau dia (Somen) sudah sesuai kebutuhan,"
Sementara Agen pemain, Onana Jules menjelaskan bahwa mantan pemain Timnas Kamerun itu bisa bermain di berbagai posisi mulai striker murni, penyerang lubang ataupun striker sayap.
"Dia bisa main di posisi 9 (striker), 10 (penyerang lubang) dan 11 (striker sayap),"
Melihat kualitasnya yang pernah bermain di West Bromwich Albion, Onana menjamin meski dia berpostur tinggi namun kemampuan driblenya luar biasa. "Ya kemampuan driblenya luar biasa. Kemampuannya seperti Mousa Sissoko (pemain Newscastle) yang meski tinggi tapi punya akselerasi yang bagus,"
Seperti diberitakan sebelumnya, perekrutan pemain yang mempunyai dua paspor kewarganegaraan ini relative lama. Meski tak melalui proses seleksi, namun Arema memantaunya sekitar sebulan. Pihak Arema juga tak mau percaya begitu saja dengan tawaran dari Onana Jules meski video kemampuannya beberapa tersaji di chanel youtube.
Informasi dari pemain Kamerun yang lain seperti Pierre Njanka ataupun Herman Dzumafo menjadi referensi untuk merekrut pemain pencetak 7 gol selama bermain di Liga Inggris ini. Ia juga tercatat pernah bermain di Piala UEFA (sekarang Europa League) dan Liga Champions Eropa.
Inilah Tanda Samsul Arif Akan Bertahan di Arema Cronus
Inilah Tanda Samsul Arif Akan Bertahan di Arema Cronus
AREMA BJN - Bursa transfer jelang kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015 terus bergulir. Selain memperkuat tim, Arema juga digoda beberapa pemainnya oleh klub lain.
Salah satu yang diincar banyak klub adalah Samsul Arif. Tak kurang sekitar 4 klub yang mengincar jasa striker asal Bojonegoro ini. Empat klub tersebut adalah Persib Bandung, Barito Putera, PSM Makassar dan Persebaya Surabaya.
Manajemen Singo Edan sendiri menegaskan tak akan melepas Samsul karena peranannya yang akan sangat penting musim depan. Bahkan pelatih Arema Cronus, Suharno juga menjamin bahwa ia akan menjadi pemain inti seiring dengan hengkangnya Beto Goncalves.
Samsul Arif sendiri saat dikonfirmasi memilih tak berkomentar terlalu banyak terkait hal ini. Ia hanya menyatakan bahwa nanti akan tahu sendiri ia tetap bertahan di tim Arema atau tidak. Namun sedikit demi sedikit ia mulai memberi tanda bahwa akan bertahan di tim yang saat ini berusia 27 tahun ini.
Ia nampaknya akan memakai nomor punggung baru untuk musim depan. Bahkan, mantan pemain Persela Lamongan ini sudah meminta bagian perlengkapan untuk mengganti nomor punggungnya dari nomor 11 yang dipakai musim lalu ke nomor 9 yang akan ia pakai musim depan. Ini berarti mantan pemain Persibo Bojonegoro ini mewarisi nomor Beto Goncalves yang hengkang ke tim Liga Malaysia, Penang FA.
Memang sejak main di Persibo Bojonegoro dan Persela Lamongan, ia sudah akrab dengan nomor sembilan. Musim lalu Samsul tidak bisa mengenakannya karena Beto sudah lebih dulu memakainya sejak musim 2013. Hal ini dibenarkan oleh bagian perlengkapan tim Singo Edan.
"Iya Samsul sudah bilang ingin nomor 9 musim depan. Jadi akan kami buatkan untuk dia," kata Kitman Arema Dicky Hermawan seperti dilansir dari website resmi tim.
Dalam dunia sepakbola, nomor 9 akrab dengan striker tajam dan haus gol. Dilihat dari prestasinya sebagai top skor Arema musim lalu dengan 16 gol, Samsul pun pantas mendapatkan nomor yang didambakan oleh striker manapun di dunia.
AREMA BJN - Bursa transfer jelang kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015 terus bergulir. Selain memperkuat tim, Arema juga digoda beberapa pemainnya oleh klub lain.
Salah satu yang diincar banyak klub adalah Samsul Arif. Tak kurang sekitar 4 klub yang mengincar jasa striker asal Bojonegoro ini. Empat klub tersebut adalah Persib Bandung, Barito Putera, PSM Makassar dan Persebaya Surabaya.
Manajemen Singo Edan sendiri menegaskan tak akan melepas Samsul karena peranannya yang akan sangat penting musim depan. Bahkan pelatih Arema Cronus, Suharno juga menjamin bahwa ia akan menjadi pemain inti seiring dengan hengkangnya Beto Goncalves.
Samsul Arif sendiri saat dikonfirmasi memilih tak berkomentar terlalu banyak terkait hal ini. Ia hanya menyatakan bahwa nanti akan tahu sendiri ia tetap bertahan di tim Arema atau tidak. Namun sedikit demi sedikit ia mulai memberi tanda bahwa akan bertahan di tim yang saat ini berusia 27 tahun ini.
Ia nampaknya akan memakai nomor punggung baru untuk musim depan. Bahkan, mantan pemain Persela Lamongan ini sudah meminta bagian perlengkapan untuk mengganti nomor punggungnya dari nomor 11 yang dipakai musim lalu ke nomor 9 yang akan ia pakai musim depan. Ini berarti mantan pemain Persibo Bojonegoro ini mewarisi nomor Beto Goncalves yang hengkang ke tim Liga Malaysia, Penang FA.
Memang sejak main di Persibo Bojonegoro dan Persela Lamongan, ia sudah akrab dengan nomor sembilan. Musim lalu Samsul tidak bisa mengenakannya karena Beto sudah lebih dulu memakainya sejak musim 2013. Hal ini dibenarkan oleh bagian perlengkapan tim Singo Edan.
"Iya Samsul sudah bilang ingin nomor 9 musim depan. Jadi akan kami buatkan untuk dia," kata Kitman Arema Dicky Hermawan seperti dilansir dari website resmi tim.
Dalam dunia sepakbola, nomor 9 akrab dengan striker tajam dan haus gol. Dilihat dari prestasinya sebagai top skor Arema musim lalu dengan 16 gol, Samsul pun pantas mendapatkan nomor yang didambakan oleh striker manapun di dunia.
Eks Persela, Suroso Sudah Resmi Tapi Belum Dikontrak
Eks Persela, Suroso Sudah Resmi Tapi Belum Dikontrak
AREMA BJN - Keinginan untuk menambah pemain lokal pada tim Arema Cronus terjawab sudah. Ia sudah beberapa hari mengikuti latihan tim Singo Edan.
Ya, mantan pemain belakang Persela Lamongan musim lalu, Suroso bisa dipastikan akan segera berseragam Arema musim 2015. Pemain asli Malang ini bisa dikatakan sudah resmi menjadi bagian dari skuad asuhan Suharno meski belum melakukan tanda tangan kontrak.
General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo menjelaskan bahwa Suroso akan menjadi pemain Arema musim depan namun diakui memang belum melakukan bukti hitam diatas putih alias tanda tangan kontrak.
"Iya Insya Allah dia jadi pemain Arema juga," ucapnya.
Menurut Ruddy, perekrutan Suroso sebenarnya adalah salah satu bentuk antisipasi jika nantinya Arema bisa bermain di AFC Cup sehingga butuh pemain belakang yang memiliki kualitas mumpuni. Direncanakan komposisi lini belakang Singo Edan diisi Victor Igbonefo dan Fabiano Beltrame. Sementara pelapisnya ada Purwaka Yudhi dan Gilang Ginarsa.
"Ya awalnya saya diskusi dengan CEO. Jadi kalau Gilang jadi pelapisnya kok kelihatannya belum siap. Purwaka juga kadang masih cedera. Karena itulah Suroso kita hubungi dan dia juga asli Malang. Dia mau dan kita plot sebagai pengganti Munhar," jelasnya.
"Sekarang memang kita meminta dia untuk latihan dulu bersama pemain yang lain," imbuh Ruddy.
Apakah ini menjadi penutup perburuan Arema pada sosok pemain lokal untuk musim depan? Media Officer Arema, Sudarmaji membenarkan bahwa gabungnya Suroso membuat slot untuk pemain lokal sudah terpenuhi. "Iya cukup sekarang tinggal pemain asing saja dari 25 pemain yang disiapkan musim depan,"
Sebelumnya, pelatih Arema Cronus, Suharno menyatakan bahwa Suroso hanya ikut latihan bersama tim selama beberapa hari. Ia sendiri menyerahkan semua keputusan kepada manajemen apakah akan menggunakan jasa pemain berusia 33 tahun tersebut atau tidak. Meski sudah berusia diatas kepala 3 namun kemampuannya masih relative stabil.
Musim lalu bersama Persela, ia bermain selama 1720 menit dengan total bermain sebagai pemain inti sebanyak 15 kali dan pemain pengganti 2 kali. Suroso termasuk bersih sebagai pemain belakang karena hanya mengoleksi dua kartu kuning sepanjang musim 2014 lalu.
AREMA BJN - Keinginan untuk menambah pemain lokal pada tim Arema Cronus terjawab sudah. Ia sudah beberapa hari mengikuti latihan tim Singo Edan.
Ya, mantan pemain belakang Persela Lamongan musim lalu, Suroso bisa dipastikan akan segera berseragam Arema musim 2015. Pemain asli Malang ini bisa dikatakan sudah resmi menjadi bagian dari skuad asuhan Suharno meski belum melakukan tanda tangan kontrak.
General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo menjelaskan bahwa Suroso akan menjadi pemain Arema musim depan namun diakui memang belum melakukan bukti hitam diatas putih alias tanda tangan kontrak.
"Iya Insya Allah dia jadi pemain Arema juga," ucapnya.
Menurut Ruddy, perekrutan Suroso sebenarnya adalah salah satu bentuk antisipasi jika nantinya Arema bisa bermain di AFC Cup sehingga butuh pemain belakang yang memiliki kualitas mumpuni. Direncanakan komposisi lini belakang Singo Edan diisi Victor Igbonefo dan Fabiano Beltrame. Sementara pelapisnya ada Purwaka Yudhi dan Gilang Ginarsa.
"Ya awalnya saya diskusi dengan CEO. Jadi kalau Gilang jadi pelapisnya kok kelihatannya belum siap. Purwaka juga kadang masih cedera. Karena itulah Suroso kita hubungi dan dia juga asli Malang. Dia mau dan kita plot sebagai pengganti Munhar," jelasnya.
"Sekarang memang kita meminta dia untuk latihan dulu bersama pemain yang lain," imbuh Ruddy.
Apakah ini menjadi penutup perburuan Arema pada sosok pemain lokal untuk musim depan? Media Officer Arema, Sudarmaji membenarkan bahwa gabungnya Suroso membuat slot untuk pemain lokal sudah terpenuhi. "Iya cukup sekarang tinggal pemain asing saja dari 25 pemain yang disiapkan musim depan,"
Sebelumnya, pelatih Arema Cronus, Suharno menyatakan bahwa Suroso hanya ikut latihan bersama tim selama beberapa hari. Ia sendiri menyerahkan semua keputusan kepada manajemen apakah akan menggunakan jasa pemain berusia 33 tahun tersebut atau tidak. Meski sudah berusia diatas kepala 3 namun kemampuannya masih relative stabil.
Musim lalu bersama Persela, ia bermain selama 1720 menit dengan total bermain sebagai pemain inti sebanyak 15 kali dan pemain pengganti 2 kali. Suroso termasuk bersih sebagai pemain belakang karena hanya mengoleksi dua kartu kuning sepanjang musim 2014 lalu.
Arema Izinkan Yandi Sofyan Bermain untuk Persib Bandung
Arema Izinkan Yandi Sofyan Bermain untuk Persib Bandung
AREMA BJN - Sempat mengutarakan ingin kembali bermain di Arema Cronus, namun saat tim kampung halaman kembali berminat, ia memilih untuk kembali pulang ke daerah asal.
Ya ia adalah Yandi Sofyan yang saat ini sedang menjalani masa peminjaman bersama Brisbane Roar di Liga Australia. Sebenarnya Yandi masih berstatus sebagai pemain Arema hingga bulan April 2015 sesuai dengan yang tertera dalam kontrak. Namun saat tim asal kampungnya, Persib Bandung, ia pun tak kuasa menolak.
General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo membenarkan bahwa kontrak Yandi Sofyan bersama Arema hingga tahun depan. Karena itulah jika Persib Bandung menginginkan menggunakan jasa adik Zainal Arif ini diharapkan bisa membayar uang transfer ke tim Singo Edan.
"Ya harusnya memang ada mekanisme transfer. Tapi secara prinsip kita tidak akan menghalangi meski sampai sekarang Persib belum menghubungi kita," ucapnya.
Manajemen Singo Edan tak akan menghalangi pemain muda ini karena Yandi Sofyan sendiri sudah pamitan kepada direksi agar bisa kembali pulang ke Persib Bandung. "Ia sudah pamit. Kita juga sudah sampaikan ke direksi Cronus grup. Ya biasa pemain Indonesia yang main di luar negeri alami homesick. Dia juga ingin dekat keluarga," imbuh Ruddy.
Yandi Sofyan datang ke Arema Cronus pada musim 2012/2013 bersama rombongan tim dari Pelita Jaya Cronus. Pada musim ini, ia gagal mendapatkan kesempatan bermain. Pelatih saat itu, Rahmad Darmawan enggan memberikan kesempatannya bermain karena kalah bersaing dengan Cristian Gonzales, Beto Goncalves ataupun Sunarto.
Karena itulah sejak musim lalu, ia “disekolahkan” ke Brisbane Roar yang masih satu grup dengan Arema Cronus. Beberapa kali ia menyatakan ingin kembali bermain di Indonesia. Kesempatan itu pun datang musim ini saat Persib bandung meminatinya. Tim berjuluk Maung Bandung sendiri sedang mencari pengganti dua strikernya, Djibril Coulibally yang dicoret dan Ferdinand Sinaga yang memilih hengkang ke Sriwijaya FC.
AREMA BJN - Sempat mengutarakan ingin kembali bermain di Arema Cronus, namun saat tim kampung halaman kembali berminat, ia memilih untuk kembali pulang ke daerah asal.
Ya ia adalah Yandi Sofyan yang saat ini sedang menjalani masa peminjaman bersama Brisbane Roar di Liga Australia. Sebenarnya Yandi masih berstatus sebagai pemain Arema hingga bulan April 2015 sesuai dengan yang tertera dalam kontrak. Namun saat tim asal kampungnya, Persib Bandung, ia pun tak kuasa menolak.
General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo membenarkan bahwa kontrak Yandi Sofyan bersama Arema hingga tahun depan. Karena itulah jika Persib Bandung menginginkan menggunakan jasa adik Zainal Arif ini diharapkan bisa membayar uang transfer ke tim Singo Edan.
"Ya harusnya memang ada mekanisme transfer. Tapi secara prinsip kita tidak akan menghalangi meski sampai sekarang Persib belum menghubungi kita," ucapnya.
Manajemen Singo Edan tak akan menghalangi pemain muda ini karena Yandi Sofyan sendiri sudah pamitan kepada direksi agar bisa kembali pulang ke Persib Bandung. "Ia sudah pamit. Kita juga sudah sampaikan ke direksi Cronus grup. Ya biasa pemain Indonesia yang main di luar negeri alami homesick. Dia juga ingin dekat keluarga," imbuh Ruddy.
Yandi Sofyan datang ke Arema Cronus pada musim 2012/2013 bersama rombongan tim dari Pelita Jaya Cronus. Pada musim ini, ia gagal mendapatkan kesempatan bermain. Pelatih saat itu, Rahmad Darmawan enggan memberikan kesempatannya bermain karena kalah bersaing dengan Cristian Gonzales, Beto Goncalves ataupun Sunarto.
Karena itulah sejak musim lalu, ia “disekolahkan” ke Brisbane Roar yang masih satu grup dengan Arema Cronus. Beberapa kali ia menyatakan ingin kembali bermain di Indonesia. Kesempatan itu pun datang musim ini saat Persib bandung meminatinya. Tim berjuluk Maung Bandung sendiri sedang mencari pengganti dua strikernya, Djibril Coulibally yang dicoret dan Ferdinand Sinaga yang memilih hengkang ke Sriwijaya FC.
Rilis APPI Bisa Matikan Potensi Klub
Rilis APPI Bisa Matikan Potensi Klub
AREMA BJN - Manajemen merasa terganggu dengan rilis Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) yang menyatakan Arema masih menunggak sebulan gaji. Sebab, potensi pemasukan klub bisa terganggu karena kabar tersebut.
"Rilis tanpa konfirmasi kepada klub begitu bisa mematikan potensi klub itu sendiri. Sebab, kabar miring soal keterlambatan gaji tak hanya membuat risau klub," ungkap Sudarmaji, Media Officer Arema.
"Sponsor yang tengah nego atau sudah deal kontrak bisa saja menarik diri dari klub. Pemain baru yang ingin bergabung mungkin juga akan pikir-pikir lagi," imbuhnya.
Demi mencari solusi bersama, manajemen klub berjuluk Singo Edan itu menantang asosiasi yang diketuai Ponaryo Astaman itu datang ke Malang. Arema siap menjadi tuan rumah untuk diskusi bersama APPI.
"Sebaiknya memang harus ada diskusi bersama antara APPI dan klub. Kita duduk bersama mencari solusi, toh kita sama-sama berjuang atas nama profesionalitas," pungkas Sudarmaji.
AREMA BJN - Manajemen merasa terganggu dengan rilis Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) yang menyatakan Arema masih menunggak sebulan gaji. Sebab, potensi pemasukan klub bisa terganggu karena kabar tersebut.
"Rilis tanpa konfirmasi kepada klub begitu bisa mematikan potensi klub itu sendiri. Sebab, kabar miring soal keterlambatan gaji tak hanya membuat risau klub," ungkap Sudarmaji, Media Officer Arema.
"Sponsor yang tengah nego atau sudah deal kontrak bisa saja menarik diri dari klub. Pemain baru yang ingin bergabung mungkin juga akan pikir-pikir lagi," imbuhnya.
Demi mencari solusi bersama, manajemen klub berjuluk Singo Edan itu menantang asosiasi yang diketuai Ponaryo Astaman itu datang ke Malang. Arema siap menjadi tuan rumah untuk diskusi bersama APPI.
"Sebaiknya memang harus ada diskusi bersama antara APPI dan klub. Kita duduk bersama mencari solusi, toh kita sama-sama berjuang atas nama profesionalitas," pungkas Sudarmaji.
Latihan di Brantas, Arema Masih Tambal Sulam
Latihan di Brantas, Arema Masih Tambal Sulam
AREMA BJN - Sebagai variasi, tim pelatih Arema memboyong para pemain ke Stadion Brantas, Batu, Rabu (10/12). Dalam sesi latihan tersebut skuat Arema belum juga lengkap.
"Saat ini kita masih tambal sulam untuk mengatasi masalah belum kompletnya pemain," ujar pelatih Arema, Suharno.
"Pemain lokal dan pemain asing kita belum lengkap. Pemain kita yang memperkuat Timnas di Piala AFF juga belum datang semua," imbuhnya.
Sesi latihan pagi itu masih didominasi oleh materi fisik yang dikombinasikan dengan variasi taktik lewat small game. Suharno juga masih memantau kondisi pemain yang belum fit 100 persen.
"Kalau kita tunggu sampai tim ini lengkap, lalu kapan pemain-pemain kita bisa mencapai puncak performa mereka?" pungkas pelatih 56 tahun tersebut.
AREMA BJN - Sebagai variasi, tim pelatih Arema memboyong para pemain ke Stadion Brantas, Batu, Rabu (10/12). Dalam sesi latihan tersebut skuat Arema belum juga lengkap.
"Saat ini kita masih tambal sulam untuk mengatasi masalah belum kompletnya pemain," ujar pelatih Arema, Suharno.
"Pemain lokal dan pemain asing kita belum lengkap. Pemain kita yang memperkuat Timnas di Piala AFF juga belum datang semua," imbuhnya.
Sesi latihan pagi itu masih didominasi oleh materi fisik yang dikombinasikan dengan variasi taktik lewat small game. Suharno juga masih memantau kondisi pemain yang belum fit 100 persen.
"Kalau kita tunggu sampai tim ini lengkap, lalu kapan pemain-pemain kita bisa mencapai puncak performa mereka?" pungkas pelatih 56 tahun tersebut.
Arema Pastikan Perekrutan Tchoyi Tak Bermasalah
Arema Pastikan Perekrutan Tchoyi Tak Bermasalah
AREMA BJN - Manajemen Arema baru saja mengumumkan pemain asing barunya, Somen Alfred Tchoyi, Selasa (9/12) di kantor tim. Mereka yakin bahwa perekrutan tersebut tak melanggar aturan clearing house (CH) pemerintah terhadap warga negara dari 13 negara Asia dan Afrika.
Soal CH 13, General Manager Arema, Ruddy Widodo menyebut PT Liga Indonesia hanya menghimbau klub untuk tidak merekrut pemain dari 13 negara itu. Ke-13 negara yang di-blacklist itu adalah Niger, Nigeria, Sri Lanka, Somalia, Kamerun, Liberia, Afrika Guinea, Korea Utara, Afghanistan, Pakistan, Irak, Israel dan Bangladesh.
"Sebelum pemain resmi terikat kontrak dengan klub, agen harus menyetor beberapa dokumen si pemai untuk diperiksa oleh imigrasi dan dinas terkait. Kebanyakan negara dari CH 13 itu bermasalah dengan kelengkapan dokumen tersebut," terang Ruddy.
"Hal itu dilakukan untuk memproteksi klub. Jadi pada dasarnya PT Liga tidak melarang. Sebab, jika ada aturan pelarangan terhadap negara tertentu, bisa-bisa Indonesia dianggap rasis dan disanksi oleh FIFA," imbuh pria berkacamata itu.
Onana Jules Denis selaku agen pemain yang menawarkan Tchoyi ke Arema menjamin dokumen pemainnya tidak bermasalah. Maka dari itu manajemen Arema yakin untuk merekrut eks West Bromwich Albion tersebut, meski negaranya Kamerun masuk dalam daftar blacklist CH 13 PT Liga Indonesia.
AREMA BJN - Manajemen Arema baru saja mengumumkan pemain asing barunya, Somen Alfred Tchoyi, Selasa (9/12) di kantor tim. Mereka yakin bahwa perekrutan tersebut tak melanggar aturan clearing house (CH) pemerintah terhadap warga negara dari 13 negara Asia dan Afrika.
Soal CH 13, General Manager Arema, Ruddy Widodo menyebut PT Liga Indonesia hanya menghimbau klub untuk tidak merekrut pemain dari 13 negara itu. Ke-13 negara yang di-blacklist itu adalah Niger, Nigeria, Sri Lanka, Somalia, Kamerun, Liberia, Afrika Guinea, Korea Utara, Afghanistan, Pakistan, Irak, Israel dan Bangladesh.
"Sebelum pemain resmi terikat kontrak dengan klub, agen harus menyetor beberapa dokumen si pemai untuk diperiksa oleh imigrasi dan dinas terkait. Kebanyakan negara dari CH 13 itu bermasalah dengan kelengkapan dokumen tersebut," terang Ruddy.
"Hal itu dilakukan untuk memproteksi klub. Jadi pada dasarnya PT Liga tidak melarang. Sebab, jika ada aturan pelarangan terhadap negara tertentu, bisa-bisa Indonesia dianggap rasis dan disanksi oleh FIFA," imbuh pria berkacamata itu.
Onana Jules Denis selaku agen pemain yang menawarkan Tchoyi ke Arema menjamin dokumen pemainnya tidak bermasalah. Maka dari itu manajemen Arema yakin untuk merekrut eks West Bromwich Albion tersebut, meski negaranya Kamerun masuk dalam daftar blacklist CH 13 PT Liga Indonesia.
Agen Jamin Tchoyi Tak Terkendala Adaptasi
Agen Jamin Tchoyi Tak Terkendala Adaptasi
AREMA BJN - Tim pelatih Arema tak perlu mengkhawatirkan kendala bahasa yang dialami pemain asing barunya, Somen Tchoyi. Sebab, sang agen, Onana Jules Denis menjamin pemainnya sudah terbiasa beradaptasi dengan cepat soal bahasa.
Menurut agen yang pernah menjadi pemain di Liga Indonesia itu, Tchoyi sudah berpengalaman bermain di banyak negara di Eropa. Kliennya itu selalu berusaha menguasai bahasa lokal tempatnya bermain.
"Dia tidak ada masalah dengan adaptasi, soal bahasa kan bisa dipelajari sambil berjalan. Saya rasa dia siap untuk itu," ungkap Onana dalam sesi jumpa pers di kantor Arema.
"Kalau hatinya sudah di tim ini, maka dia siap menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk Arema," imbuh agen pemain sepakbola asal Kamerun itu.
Sebelumnya, Arema secara resmi memperkenalkan Somen Tchoyi sebagai pemain asing pertama yang didatangkan ke Malang, Selasa (9/12). Mantan pemain West Bromwich Albion itu diplot sebagai pengganti Alberto Goncalves yang hengkang.
AREMA BJN - Tim pelatih Arema tak perlu mengkhawatirkan kendala bahasa yang dialami pemain asing barunya, Somen Tchoyi. Sebab, sang agen, Onana Jules Denis menjamin pemainnya sudah terbiasa beradaptasi dengan cepat soal bahasa.
Menurut agen yang pernah menjadi pemain di Liga Indonesia itu, Tchoyi sudah berpengalaman bermain di banyak negara di Eropa. Kliennya itu selalu berusaha menguasai bahasa lokal tempatnya bermain.
"Dia tidak ada masalah dengan adaptasi, soal bahasa kan bisa dipelajari sambil berjalan. Saya rasa dia siap untuk itu," ungkap Onana dalam sesi jumpa pers di kantor Arema.
"Kalau hatinya sudah di tim ini, maka dia siap menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk Arema," imbuh agen pemain sepakbola asal Kamerun itu.
Sebelumnya, Arema secara resmi memperkenalkan Somen Tchoyi sebagai pemain asing pertama yang didatangkan ke Malang, Selasa (9/12). Mantan pemain West Bromwich Albion itu diplot sebagai pengganti Alberto Goncalves yang hengkang.
Dianggap Menunggak Gaji, Arema Tantang APPI
Dianggap Menunggak Gaji, Arema Tantang APPI
AREMA BJN - Manajemen tak terima terkait rilis Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) yang menyatakan Arema masih menunggak gaji pemain. Selain membantah keras melalui CEO Iwan Budianto, manajemen juga berniat mengundang APPI datang ke Malang untuk melakukan verifikasi.
Dalam rilis yang beredar di dunia maya tersebut, APPI menyatakan Arema menunggak gaji pemain selama satu bulan. Manajemen Arema justru mempertanyakan validitas data tersebut karena APPI sama sekali tak pernah mengkonfirmasikan kepada manajemen Singo Edan.
"Bisa-bisanya mereka bilang Arema belum bayar gaji pemain, padahal mereka belum pernah menghubungi kita untuk konfirmasi tentang kebenarannya. Lalu data mereka itu dari mana sumbernya?" tanya Ruddy Widodo, General Manager Arema.
"Secepatnya manajemen Arema akan surati APPI. Kita ingin semuanya jelas, jadi nanti akan kita undang APPI untuk datang ke Malang, kita tantang mereka berdiskusi buka-bukaan mengenai masalah ini. Jika kita hanya melakukan bantahan dan klarifikasi itu kurang edukatif," imbuhnya.
Sebelumnya, CEO Iwan Budianto juga telah mengklarifikasi bahwa gaji bulan November yang sedianya dibayarkan pada 1 Desember belum sampai ke pemain. Namun sesuai dengan waktu toleransi 10 hari di dalam klausul kontrak, maka belum bisa disebut terlambat.
AREMA BJN - Manajemen tak terima terkait rilis Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) yang menyatakan Arema masih menunggak gaji pemain. Selain membantah keras melalui CEO Iwan Budianto, manajemen juga berniat mengundang APPI datang ke Malang untuk melakukan verifikasi.
Dalam rilis yang beredar di dunia maya tersebut, APPI menyatakan Arema menunggak gaji pemain selama satu bulan. Manajemen Arema justru mempertanyakan validitas data tersebut karena APPI sama sekali tak pernah mengkonfirmasikan kepada manajemen Singo Edan.
"Bisa-bisanya mereka bilang Arema belum bayar gaji pemain, padahal mereka belum pernah menghubungi kita untuk konfirmasi tentang kebenarannya. Lalu data mereka itu dari mana sumbernya?" tanya Ruddy Widodo, General Manager Arema.
"Secepatnya manajemen Arema akan surati APPI. Kita ingin semuanya jelas, jadi nanti akan kita undang APPI untuk datang ke Malang, kita tantang mereka berdiskusi buka-bukaan mengenai masalah ini. Jika kita hanya melakukan bantahan dan klarifikasi itu kurang edukatif," imbuhnya.
Sebelumnya, CEO Iwan Budianto juga telah mengklarifikasi bahwa gaji bulan November yang sedianya dibayarkan pada 1 Desember belum sampai ke pemain. Namun sesuai dengan waktu toleransi 10 hari di dalam klausul kontrak, maka belum bisa disebut terlambat.
Selasa, 09 Desember 2014
Arema Tuan Rumah SCTV Cup
Arema Tuan Rumah SCTV Cup
AREMA BJN - Arema Cronus resmi meninggalkan Marahalim Cup yang digelar di Medan,
Sumatra Utara, awal Januari 2015 nanti. Sebagai gantinya, manajemen
Singo Edan memilih rekomendasi PT Liga Indonesia, SCTV Cup yang digelar
pada waktu yang sama, yakni awal tahun depan.
Hal ini diungkapkan Ruddy Widodo Direktur Arema, di kantor Arema Jalan Kertanegara, kemarin.
“Kita pastikan tidak ikut Marahalim Cup. Rekomendasi PT Liga Indonesia
adalah ikut SCTV Cup 2015. Kita pun menghormati himbauan liga, dan
melaksanakannya. SCTV Cup formatnya semi turnamen,” terang Ruddy.
Dengan hubungan yang baik antara
Arema dan Persija, tim berlogo singa ini lebih memilih laga segitiga di
ibukota. Terutama, karena Arema juga adalah juara bertahan Trofeo
Persija 85, tahun lalu. Tidak heran, manajemen lebih memilih tinggalkan
Marahalim Cup dan memilih SCTV Cup.
Menurut Ruddy, SCTV Cup akan
dibikin seperti Inter Island Cup. Konsepnya home turnament. Arema, akan
menjadi salah satu tuan rumah SCTV Cup. Sementara, dari kabar yang
berhembus, Semen Padang FC jadi tuan rumah kedua.
“Kita jadi tuan
rumah. Sampai saat ini, pesertanya masih 6 klub. Tapi, targetnya adalah
8 klub. Tanggalnya masih belum dirilis, tapi bersamaan dengan turnamen
Marahalim Cup. Kita hanya ada sedikit turnamen di pra musim,” tegas pria
berkacamata itu.
Laga pra musim yang sudah hampir pasti diikuti
Arema adalah laga lawan UiTM FC Malaysia 26 Desember, SCTV Cup, Trofeo
Persija dan Final Inter Island Cup home away lawan Persib. Sedangkan,
Arema tampaknya trauma ikut Piala Gubernur.
DZUMAFO: TIDAK ADA ORANG KAMERUN YG TAK KENAL SAM OYI
DZUMAFO: TIDAK ADA ORANG KAMERUN YG TAK KENAL SAM OYI
AREMA BJN - Teka teki siapa pemain asing anyar Arema Cronus untuk Indonesia Super League (ISL) musim depan akhirnya terkuak. Dia adalah Somen Tchoyi pemain asal Kamerun. Tchoyi adalah pemain yang malang melintang di kompetisi Eropa. Dia pernah bermain di West Bromwich Albion hingga FC Augsburg. Masuknya Tchoyi tidak lepas dari keinginan Arema untuk memaksimalkan Samsul Arif dan Cristian Gonzales sebagai ujung tombak. Sehingga Arema memang tidak benar-benar mencari pemain yang mirip dengan tipe permainan Alberto Goncalves yang sudah pergi ke Penang FA.
"Onana (agen) menawarkan kami 14 pemain untuk dipilih, nah Tchoyi adalah yang terbaik. Saya melihat curriculum vitae miliknya. Dan semoga gaya main dia cocok dengan Arema. Di sisi lain sebelum ke Arema Tchoyi pernah ditawarkan ke Persib Bandung tetapi akhirnya agen memilih Arema sebagai tujuan," kata Ruddy Widodo, general manager Arema.
"Sebelumnya kami juga berdiskusi dengan pelatih. Dan Joko Susilo nampaknya sudah cocok dengan skema yang disusun, sehingga Tchoyi direkomendasikan olehnya. Kami musim depan memang ingin memberikan keleluasaan dalam bermain untuk dua striker, sehingga di cadangan cukup hanya ada satu supersub saja, bukan dua. Maksudnya, musim lalu kami sering menampilkan Samsul sebagai pemain cadangan saat bermain di luar kandang, padahal dia adalah top skor kami," tambah Ruddy.
Dari keterangan Ruddy, Tchoyi tertulis sebagai gelandang. Namun, dia menyatakan jika Tchoyi adalah tipikal pemain yang bisa bermain di striker lubang ataupun gelandang serang. Jadi, peran multifungsi ini sangat diinginkan Arema yang menargetkan juara ISL 2015.
"Kalau dia di klub lamanya memang tidak mencetak banyak gol karena memang bukan striker. Tetapi tipikal inilah yang kami cari. Sebelumnya, kami juga sudah berdiskusi dengan Herman Dzumafo, dia bilang kepada kami jika tidak ada orang Kamerun yang tidak mengenal Tchoyi. Kami pun makin percaya dengan cv-nya," tuturnya.
Tchoyi sendiri selama beberapa hari mendatang akan melakukan medical check sebelum benar-benar bergabung dengan Arema. Tim Singo Edan ingin memastikan kondisi sang pemain sebelum melahap materi latihan bersama Ahmad Bustomi dan kawan-kawan.
AREMA BJN - Teka teki siapa pemain asing anyar Arema Cronus untuk Indonesia Super League (ISL) musim depan akhirnya terkuak. Dia adalah Somen Tchoyi pemain asal Kamerun. Tchoyi adalah pemain yang malang melintang di kompetisi Eropa. Dia pernah bermain di West Bromwich Albion hingga FC Augsburg. Masuknya Tchoyi tidak lepas dari keinginan Arema untuk memaksimalkan Samsul Arif dan Cristian Gonzales sebagai ujung tombak. Sehingga Arema memang tidak benar-benar mencari pemain yang mirip dengan tipe permainan Alberto Goncalves yang sudah pergi ke Penang FA.
"Onana (agen) menawarkan kami 14 pemain untuk dipilih, nah Tchoyi adalah yang terbaik. Saya melihat curriculum vitae miliknya. Dan semoga gaya main dia cocok dengan Arema. Di sisi lain sebelum ke Arema Tchoyi pernah ditawarkan ke Persib Bandung tetapi akhirnya agen memilih Arema sebagai tujuan," kata Ruddy Widodo, general manager Arema.
"Sebelumnya kami juga berdiskusi dengan pelatih. Dan Joko Susilo nampaknya sudah cocok dengan skema yang disusun, sehingga Tchoyi direkomendasikan olehnya. Kami musim depan memang ingin memberikan keleluasaan dalam bermain untuk dua striker, sehingga di cadangan cukup hanya ada satu supersub saja, bukan dua. Maksudnya, musim lalu kami sering menampilkan Samsul sebagai pemain cadangan saat bermain di luar kandang, padahal dia adalah top skor kami," tambah Ruddy.
Dari keterangan Ruddy, Tchoyi tertulis sebagai gelandang. Namun, dia menyatakan jika Tchoyi adalah tipikal pemain yang bisa bermain di striker lubang ataupun gelandang serang. Jadi, peran multifungsi ini sangat diinginkan Arema yang menargetkan juara ISL 2015.
"Kalau dia di klub lamanya memang tidak mencetak banyak gol karena memang bukan striker. Tetapi tipikal inilah yang kami cari. Sebelumnya, kami juga sudah berdiskusi dengan Herman Dzumafo, dia bilang kepada kami jika tidak ada orang Kamerun yang tidak mengenal Tchoyi. Kami pun makin percaya dengan cv-nya," tuturnya.
Tchoyi sendiri selama beberapa hari mendatang akan melakukan medical check sebelum benar-benar bergabung dengan Arema. Tim Singo Edan ingin memastikan kondisi sang pemain sebelum melahap materi latihan bersama Ahmad Bustomi dan kawan-kawan.
Inilah Pewaris Nomor Keramat 9 Beto Goncalves
Inilah Pewaris Nomor Keramat 9 Beto Goncalves
AREMA BJN - Hengkangnya Alberto Beto Goncalves menyisakan sebuah tanda tanya. Siapakah pewaris nomor punggung 9 yang selama dua musim dikenakan penyerang asal Brasil itu?
Nomor itu bisa dibilang nomor keramat bagi seorang penyerang. Maka tak heran jika kabarnya penyerang lokal Arema, Samsul Arif tertarik memakainya.
"Samsul sudah bilang ingin nomor 9 musim depan. Jadi akan kami buatkan untuk dia," kata Dicky Hermawan, kitman Arema, seperti yang dilansir oleh situs resmi klub.
Sebenarnya, sejak main di Persibo Bojonegoro dan Persela Lamongan, Samsul sudah akrab dengan nomor 9. Namun musim lalu nomor itu sudah lebih dulu dipakai Beto sejak musim 2012-2013.
Tak bisa dipungkiri, nomor 9 biasa dikenakan oleh bomber dengan naluri gol tinggi. Torehan 16 gol Samsul di ISL 2014 sudah cukup jadi bukti kelayakannya mengenakan nomor itu.
AREMA BJN - Hengkangnya Alberto Beto Goncalves menyisakan sebuah tanda tanya. Siapakah pewaris nomor punggung 9 yang selama dua musim dikenakan penyerang asal Brasil itu?
Nomor itu bisa dibilang nomor keramat bagi seorang penyerang. Maka tak heran jika kabarnya penyerang lokal Arema, Samsul Arif tertarik memakainya.
"Samsul sudah bilang ingin nomor 9 musim depan. Jadi akan kami buatkan untuk dia," kata Dicky Hermawan, kitman Arema, seperti yang dilansir oleh situs resmi klub.
Sebenarnya, sejak main di Persibo Bojonegoro dan Persela Lamongan, Samsul sudah akrab dengan nomor 9. Namun musim lalu nomor itu sudah lebih dulu dipakai Beto sejak musim 2012-2013.
Tak bisa dipungkiri, nomor 9 biasa dikenakan oleh bomber dengan naluri gol tinggi. Torehan 16 gol Samsul di ISL 2014 sudah cukup jadi bukti kelayakannya mengenakan nomor itu.
Aremania, Alasan Somen Tchoyi Gabung Arema
Aremania, Alasan Somen Tchoyi Gabung Arema
AREMA BJN - Manajemen Arema resmi memperkenalkan Somen Alfred Tchoyi sebagai salah satu nama pemain asingnya, Selasa (9/12). Eks bintang West Bromwich Albion itu menyebut Aremania sebagai salah satu alasan dia bergabung ke Arema.
Pemain berdarah Kamerun ini memang dikenal dekat dengan Herman Dzumafo dan Pierre Njanka, dua eks penggawa Arema. Tchoyi banyak mendengar cerita soal Aremania dari kedua rekan senegaranya tersebut.
Bagi pemain Afrika pertama yang mencetak hattrick di EPL ini, meyakinkan para suporter soal kualitas permainannya memang tak mudah. Namun Tchoyi tetap yakin bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya di hadapan Aremania.
"Pastinya akan saya coba untuk cepat adaptasi di tim baru ini. Bagi saya ini tantangan baru dan saya suka akan tantangan," terang penyumbang 7 gol di sua musimnya bersama WBA di Liga Premier Inggris itu.
"Target saya hanya ingin membuat semua orang di sini merasa senang dengan permainan saya. Suporter menjadi motivasi bagi saya untuk tampil bagus di setiap pertandingan," pungkas Somen.
AREMA BJN - Manajemen Arema resmi memperkenalkan Somen Alfred Tchoyi sebagai salah satu nama pemain asingnya, Selasa (9/12). Eks bintang West Bromwich Albion itu menyebut Aremania sebagai salah satu alasan dia bergabung ke Arema.
Pemain berdarah Kamerun ini memang dikenal dekat dengan Herman Dzumafo dan Pierre Njanka, dua eks penggawa Arema. Tchoyi banyak mendengar cerita soal Aremania dari kedua rekan senegaranya tersebut.
Bagi pemain Afrika pertama yang mencetak hattrick di EPL ini, meyakinkan para suporter soal kualitas permainannya memang tak mudah. Namun Tchoyi tetap yakin bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya di hadapan Aremania.
"Pastinya akan saya coba untuk cepat adaptasi di tim baru ini. Bagi saya ini tantangan baru dan saya suka akan tantangan," terang penyumbang 7 gol di sua musimnya bersama WBA di Liga Premier Inggris itu.
"Target saya hanya ingin membuat semua orang di sini merasa senang dengan permainan saya. Suporter menjadi motivasi bagi saya untuk tampil bagus di setiap pertandingan," pungkas Somen.
Soal Status Suroso, Pelatih Arema Masih Bungkam
Soal Status Suroso, Pelatih Arema Masih Bungkam
AREMA BJN - Suroso kembali hadir di sesi latihan Arema, Senin (8/12) di Lapangan Futsal Champion Tidar yang dipimpin langsung oleh Suharno. Namun pelatih Arema itu masih enggan menyebut status bek tengah Persela Lamongan itu.
"Intinya, Suroso minta izin untuk ikut latihan bersama kita. Untuk selanjutnya, saya tidak mau berkomentar lebih banyak," ungkap pelatih berdarah Klaten itu usai latihan.
Arema dan kota Malang bagi Suroso bukanlah hal yang asing. Sebab, keluarga defender kelahiran Sidoarjo 33 tahun silam itu tinggal di Malang dan pernah memperkuat Arema (2007-2009) dan Persema (2009-2010).
Dengan kondisi saat ini yang tengah kekurangan stok pemain belakang pelapis, bisa jadi Arema akan merekrutnya. Di akhir musim lalu, Arema telah melepas Thierry Gathuessi dan Munhar yang biasa beroperasi di posisi bek tengah.
"Kalau dibilang butuh, kita memang kekurangan pemain belakang di posisi stopper. Soal dikontrak atau tidak, silahkan tanya langsung Pak Ruddy Widodo (General Manager Arema)," tegasnya.
AREMA BJN - Suroso kembali hadir di sesi latihan Arema, Senin (8/12) di Lapangan Futsal Champion Tidar yang dipimpin langsung oleh Suharno. Namun pelatih Arema itu masih enggan menyebut status bek tengah Persela Lamongan itu.
"Intinya, Suroso minta izin untuk ikut latihan bersama kita. Untuk selanjutnya, saya tidak mau berkomentar lebih banyak," ungkap pelatih berdarah Klaten itu usai latihan.
Arema dan kota Malang bagi Suroso bukanlah hal yang asing. Sebab, keluarga defender kelahiran Sidoarjo 33 tahun silam itu tinggal di Malang dan pernah memperkuat Arema (2007-2009) dan Persema (2009-2010).
Dengan kondisi saat ini yang tengah kekurangan stok pemain belakang pelapis, bisa jadi Arema akan merekrutnya. Di akhir musim lalu, Arema telah melepas Thierry Gathuessi dan Munhar yang biasa beroperasi di posisi bek tengah.
"Kalau dibilang butuh, kita memang kekurangan pemain belakang di posisi stopper. Soal dikontrak atau tidak, silahkan tanya langsung Pak Ruddy Widodo (General Manager Arema)," tegasnya.
RESMI: Mantan Bintang Liga Inggris Merapat Ke Arema
RESMI: Mantan Bintang Liga Inggris Merapat Ke Arema
AREMA BJN - Arema resmi mengumumkan siapa nama pemain asing pengganti Alberto Goncalves, dia bernaman Somen Tchoyi. Pemain asal Kamerun yang berusia 31 tahun. Peresmian Tchoyi ini diumumkan ke awak media Malang, Selasa (9/12).
Tchoyi adalah pemain yang pernah bermain di Liga Primer Inggris, dirinya direkrut karena dianggap sesuai dengan strategi yang akan dijalankan Arema pada musim depan. Tchoyi punya kemampuan mumpuni untuk memfasilitasi keinginan pelatih dalam memanfaatkan Gonzales dan Samsul Arif di lini depan.
"Onana agen pemain menawarkan kepada kami 14 pemain, dan kami memilih hanya satu pemain terbaik yang dia rekomendasikan," kata Ruddy Widodo.
Sebelum merekrut Tchoyi, Ruddy menjelaskan jika dirinya sudah melakukan diskusi dengan pelatih Arema, Joko Susilo. Dari diskusi itu didapatkan kesimpulan jika Tchoyi masih punya kemampuan yang sangat mumpuni untuk bermain di Arema.
"Sebelum ke Arema, Tchoyi sempat ditawarkan di Persib Bandung, namun disana masih menunggu keputusan sehingga dia kesini. Semoga dia berjodoh disini," kata Ruddy yang menyatakan jika Tchoyi ini menjalani debut di Indonesia Super League dengan keyakinan tinggi.
AREMA BJN - Arema resmi mengumumkan siapa nama pemain asing pengganti Alberto Goncalves, dia bernaman Somen Tchoyi. Pemain asal Kamerun yang berusia 31 tahun. Peresmian Tchoyi ini diumumkan ke awak media Malang, Selasa (9/12).
Tchoyi adalah pemain yang pernah bermain di Liga Primer Inggris, dirinya direkrut karena dianggap sesuai dengan strategi yang akan dijalankan Arema pada musim depan. Tchoyi punya kemampuan mumpuni untuk memfasilitasi keinginan pelatih dalam memanfaatkan Gonzales dan Samsul Arif di lini depan.
"Onana agen pemain menawarkan kepada kami 14 pemain, dan kami memilih hanya satu pemain terbaik yang dia rekomendasikan," kata Ruddy Widodo.
Sebelum merekrut Tchoyi, Ruddy menjelaskan jika dirinya sudah melakukan diskusi dengan pelatih Arema, Joko Susilo. Dari diskusi itu didapatkan kesimpulan jika Tchoyi masih punya kemampuan yang sangat mumpuni untuk bermain di Arema.
"Sebelum ke Arema, Tchoyi sempat ditawarkan di Persib Bandung, namun disana masih menunggu keputusan sehingga dia kesini. Semoga dia berjodoh disini," kata Ruddy yang menyatakan jika Tchoyi ini menjalani debut di Indonesia Super League dengan keyakinan tinggi.
Jumat, 05 Desember 2014
Suharno Janjikan Samsul Arif Masuk Tim Inti Arema Cronus
Suharno Janjikan Samsul Arif Masuk Tim Inti Arema CronusAREMA BJN - Demi mencegah Samsul Arif hijrah ke klub lain, pelatih Arema Cronus Suharno menjanjikan posisi starter kepada striker tim nasional Indonesia itu di kompetisi musim 2015.
Samsul musim lalu lebih banyak memulai pertandingan dari bangku cadangan. Dari total 25 penampilan, 14 diantaranya dimulai dengan status pemain pengganti, dan hanya tampil sebagi pemain inti 11 kali.
Kendati lebih sering tampil sebagai pengganti, Samsul justru tampil gemilang dengan mencetak 16 gol. torehan tersebut mengantar Samsul sebagai pemain lokal tersubur di ISL, dan pencetak gol terbanyak bagi Arema.
Samsul belakangan dikabarkan menjadi buruan sejumlah klub Indonesia Super League (ISL), seperti Persib Bandung dan Barito Putra. Persib dikabarkan tertarik memakai jasa Samsul setelah mereka kehilangan Ferdinand Sinaga.
Menanggapi ketertarikan tersebut, Suharno mengaku tidak cemas. Menurutnya, Samsul sejauh ini sudah menunjukkan komitmennya untuk bertahan di Arema.
“Tidak masalah, boleh-boleh saja mereka berminat. Tapi silahkan ditanya pada pemain yang bersangkutan tertarik, atau tidak. Sejauh ini Samsul komitmen pada Arema,” tegasnya.
Untuk mencegah eks penyerang Persela Lamongan tersebut pindah, Suharno sudah menyiapkan strategi khusus. Suharno menjanjikan satu tempat di starting line-up pada musim depan jika Samsul tetap bertahan.
“Musim lalu Samsul memang jarang tampil inti, ini masalah strategi saja. Kita punya Beto [Alberto Goncalves] dan Gustavo [Lopez] yang punya naluri serang tinggi. Jadi tidak mungkin sekaligus memainkan Samsul bersama mereka,” terang pelatih berlisensi A AFC tersebut.
“Tentu saja dengan perginya Beto dan Gustavo, kesempatan tampil bagi Samsul akan lebih banyak. Dengan formasi 4-3-3, musim depan Samsul akan jadi pemain utama di lini depan. Dia akan lebih sering tampil,” pungkasnya.
Pemain Asing dari 13 Negara Dilarang Main di ISL
Pemain Asing dari 13 Negara Dilarang Main di ISLAREMA BJN - Nasib pemain asing ISL terancam. Kabarnya, PT Liga Indonesia mengetok putusan baru terkait moratorium pemain asing yang ikut berkompetisi di ISL.
Mulai musim depan, para pemain dari 13 negara blacklist Clearing House (CH) pemerintah, diharamkan main di ISL. Dari informasi yang dihimpun dari internal liga, pemain asing dari 13 negara CH mau tidak mau harus angkat koper dari ISL. Ke 13 negara yang masuk moratorium atau pemberhentian sementara adalah Niger, Nigeria, Sri Lanka, Somalia, Kamerun, Liberia, Afrika Guinea, Korea Utara, Afghanistan, Pakistan, Irak, Israel dan Bangladesh.
PT LI akan segera menginstruksikan klub-klub ISL untuk tidak mengontrak pemain dari 13 negara CH sebab ada kesusahan dalam mengurus hal-hal administratif.
Para pemain Afrika yang berasal dari negara CH, bisa gigit jari musim depan. Beberapa nama pemain asing yang mungkin terancam, bahkan berasal dari klub-klub besar ISL. O.K John (Kamerun), Herman Dzumafo (Kamerun), James Koko Lomel (Liberia), Bio Paulin (Kamerun), Osas Marvelous Saha (Nigeria), David Pagbe (Kamerun), hingga Eric Weeks Luis (Liberia) adalah beberapa nama yang terancam minggat dari persepakbolaan Indonesia. (Baca juga: Indonesia, Tuan Rumah Kualifikasi Piala Asia U-23)
CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono tidak membantah bahwa rapat kerjanya telah memutuskan moratorium pemain dari negara CH musim depan. Menurutnya, keputusan ini disahkan demi melindungi klub-klub ISL.
"Tujuan kita adalah memproteksi klub atas kerugian ketika merekrut pemain dari negara CH. Pemain dari negara-negara ini sangat sulit tembus imigrasi, dan itu merugikan klub ISL. Special clearence yang diterapkan, merugikan klub," kata Jokdri seperti dikutip dari Malang Post.
Dengan keputusan LI untuk mengetatkan moratorium 13 negara CH, pria yang akrab disapa Jokdri ini merasa klub-klub ISL bisa mendapat pemain yang tidak bermasalah. "Konteks putusan bukan terkait policy, tapi lebih kepada proteksi kerugian klub,” sambungnya.
Mengetahui kabar ini, Manajemen Arema mengaku senang karena ada kebijakan yang memproteksi klub dari membeli pemain “kucing dalam karung,"
"Kita mendukung keputusan ini. Klub tentu tidak mau membeli kucing dalam karung. Setelah tanda tangan kontrak, ternyata dia tidak bisa dipakai untuk main di ISL, entah karena masalah Visa atau Kitas. Jelas itu merugikan klub," tegas General Arema, Ruddy Widodo seperti dikutip dari Malang Post.
Oknum Berbaju Persebaya Hajar Pria Berbaju Arema Hingga Tewas
Oknum Berbaju Persebaya Hajar Pria Berbaju Arema Hingga Tewas
AREMA BJN - Fanatisme buta akan sebuah klub kembali terjadi. Kali ini hanya karena memakai baju Arema, Kosim, karyawan minimarket di Pasuruan meninggal, Rabu malam (3/12).
Kosim meninggal karena aksi pengeroyokan oleh beberapa orang. Dalam rekaman CCTV minimarket itu, kualitas gambar rekaman buruk, namun terlihat ada beberapa pelaku memakai atribut klub Persebaya. Rekaman tersebut memunculkan dugaan jika pelaku adalah bonek.
Beberapa saksi juga mengindikasikan hal yang sama. Sebelum kejadian, para okum berbaju Persebaya baru saja menghelat gathering di kawasan Prigen.
Seperti dikutip dari Jawa Pos, Kapolsek Gempol, Kompol Slamet Riyadi belum berani memastikannya. "Pelakunya berjumlah puluhan, siapa mereka, kami belum mengetahuinya," terangnya.
Kronologis Tewasnya Kosim
Kosim, Warga Desa Tamansari, Kecamatan Wonorejo meninggal saat dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar [RSSA], Malang.
Insiden pengeroyokan terjadi Selasa Malam (2/12) sekitar pukul 22.30. Khoirul Yakin, rekan kerja korban menjelaskan saat itu korban akan pulang dan sempat cangkruk seorang diri di depan minimarket sambil merokok dan minum segelas kopi.
"Saya dan tiga teman-teman santai di dalam. Kami hanya melihat dari dalam," katanya.
Sekitar 10 menit kemudian korban yang sudah melepas seragam kerjanya dan berganti mengenakan kaus klub Arema tersebut mulai beranjak pulang. Dia berjalan ke Sepeda Motor Yupiter Z Nopol N 2371 TAA miliknya yang terparkir beberapa meter dari tempat dia duduk.
Namun, tiba-tiba dia dikejutkan oleh teriakan beberapa orang dari sebelah utara toko. Tanpa penyebab yang jelas, mereka menghampiri dan menggebuki korban ramai-ramai. Jumlah mereka diperkirakan mencapai puluhan. Massa langsung menghajar korban dengan tangan dan batu. Melihat korbannya terkapar diatas paving di depan toko. Massa beringsut pergi ke utara dengan mengendarai puluhan sepeda motor.
Khawatir menjadi korban berikutnya, Khoirul dan tiga temannya yang lain hanya bisa berdiam diri di dalam toko dan menyaksikan rekannya digebuki. Dia baru berani keluar dan menolong korban setelah suasana di sekitar sepi. Dengan menggunakan sepeda motor, dia membawa Korban ke Puskemas Pandaa. Korban kemudian dirujuk ke RSSA Malang.
AREMA BJN - Fanatisme buta akan sebuah klub kembali terjadi. Kali ini hanya karena memakai baju Arema, Kosim, karyawan minimarket di Pasuruan meninggal, Rabu malam (3/12).
Kosim meninggal karena aksi pengeroyokan oleh beberapa orang. Dalam rekaman CCTV minimarket itu, kualitas gambar rekaman buruk, namun terlihat ada beberapa pelaku memakai atribut klub Persebaya. Rekaman tersebut memunculkan dugaan jika pelaku adalah bonek.
Beberapa saksi juga mengindikasikan hal yang sama. Sebelum kejadian, para okum berbaju Persebaya baru saja menghelat gathering di kawasan Prigen.
Seperti dikutip dari Jawa Pos, Kapolsek Gempol, Kompol Slamet Riyadi belum berani memastikannya. "Pelakunya berjumlah puluhan, siapa mereka, kami belum mengetahuinya," terangnya.
Kronologis Tewasnya Kosim
Kosim, Warga Desa Tamansari, Kecamatan Wonorejo meninggal saat dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar [RSSA], Malang.
Insiden pengeroyokan terjadi Selasa Malam (2/12) sekitar pukul 22.30. Khoirul Yakin, rekan kerja korban menjelaskan saat itu korban akan pulang dan sempat cangkruk seorang diri di depan minimarket sambil merokok dan minum segelas kopi.
"Saya dan tiga teman-teman santai di dalam. Kami hanya melihat dari dalam," katanya.
Sekitar 10 menit kemudian korban yang sudah melepas seragam kerjanya dan berganti mengenakan kaus klub Arema tersebut mulai beranjak pulang. Dia berjalan ke Sepeda Motor Yupiter Z Nopol N 2371 TAA miliknya yang terparkir beberapa meter dari tempat dia duduk.
Namun, tiba-tiba dia dikejutkan oleh teriakan beberapa orang dari sebelah utara toko. Tanpa penyebab yang jelas, mereka menghampiri dan menggebuki korban ramai-ramai. Jumlah mereka diperkirakan mencapai puluhan. Massa langsung menghajar korban dengan tangan dan batu. Melihat korbannya terkapar diatas paving di depan toko. Massa beringsut pergi ke utara dengan mengendarai puluhan sepeda motor.
Khawatir menjadi korban berikutnya, Khoirul dan tiga temannya yang lain hanya bisa berdiam diri di dalam toko dan menyaksikan rekannya digebuki. Dia baru berani keluar dan menolong korban setelah suasana di sekitar sepi. Dengan menggunakan sepeda motor, dia membawa Korban ke Puskemas Pandaa. Korban kemudian dirujuk ke RSSA Malang.
Sebelum Jamu UiTM FC Arema Jajal Tim Lokal
Sebelum Jamu UiTM FC Arema Jajal Tim Lokal
AREMA BJN - Tim pelatih Arema mengagendakan ujicoba melawan tim lokal Malang dalam waktu dekat. Laga tersebut sebagai pemanasan jelang laga ujicoba menjamu UiTM FC Malaysia, 26 Desember nanti.
"Sebelum melawan tim Malaysia (UiTM FC) rencananya kita akan ujicoba dengan tim lokal dulu. Paling tidak nanti ada dua ujicoba," terang pelatih Arema, Suharno.
"Kita pastikan ujicoba pra-musim kali ini jadwalnya santai, tidak akan seperti musim lalu yang padat sekali," sambung pelatih berlisensi A AFC ini.
Musim lalu, agenda pra-musim Ahmad Bustomi dkk memang sangat padat. Mereka mengikuti turnamen pra-musim, mulai Piala Menpora, Piala Gubernur Jawa Timur, Trofeo Persija, hingga Inter Island Cup.
Sementara pra-musim kali ini, Arema baru memastikan akan berujicoba lawan UiTM FC Malaysia. manajemen juga menerima tawaran ikut Trofeo Persija, 11 Januari tahun depan.
AREMA BJN - Tim pelatih Arema mengagendakan ujicoba melawan tim lokal Malang dalam waktu dekat. Laga tersebut sebagai pemanasan jelang laga ujicoba menjamu UiTM FC Malaysia, 26 Desember nanti.
"Sebelum melawan tim Malaysia (UiTM FC) rencananya kita akan ujicoba dengan tim lokal dulu. Paling tidak nanti ada dua ujicoba," terang pelatih Arema, Suharno.
"Kita pastikan ujicoba pra-musim kali ini jadwalnya santai, tidak akan seperti musim lalu yang padat sekali," sambung pelatih berlisensi A AFC ini.
Musim lalu, agenda pra-musim Ahmad Bustomi dkk memang sangat padat. Mereka mengikuti turnamen pra-musim, mulai Piala Menpora, Piala Gubernur Jawa Timur, Trofeo Persija, hingga Inter Island Cup.
Sementara pra-musim kali ini, Arema baru memastikan akan berujicoba lawan UiTM FC Malaysia. manajemen juga menerima tawaran ikut Trofeo Persija, 11 Januari tahun depan.
Tanpa Pemain Timnas, Persiapan Arema Jalan Terus
Tanpa Pemain Timnas, Persiapan Arema Jalan Terus
AREMA BJN - Suharno tetap menggeber sesi latihan, meski skuatnya belum lengkap. Sambil menanti empat pemain timnas, pelatih Arema itu mengkondisikan fisik 14 pemain lain yang kontraknya diperpanjang.
Kurnia Meiga, Victor Igbonefo, Samsul Arif dan Cristian Gonzales dijadwalkan kembali berlatih Senin (8/12). Saat ini keempatnya sedang menjalani libur tambahan usai membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2014.
"Seperti yang saya bilang sebelumnya, empat pemain timnas akan gabung latihan mulai Senin (8/12). Saya kira kalau menunggu pemain timnas datang, malah justru kita akan ketinggalan," ungkap Suharno.
"Lagipula nanti kalau ada kekurangan terkait kondisi pemain yang belum gabung latihan bisa ditutupi oleh 14 pemain lain yang sudah siap," tegas juru taktik 56 tahun asal Klaten tersebut.
Dalam sesi latihan dua hari terakhir ini tim pelatih Arema memang menyasar materi fisik. Tujuannya tentu untuk memperbaiki kondisi fisik pemain usai liburan panjang kompetisi.
AREMA BJN - Suharno tetap menggeber sesi latihan, meski skuatnya belum lengkap. Sambil menanti empat pemain timnas, pelatih Arema itu mengkondisikan fisik 14 pemain lain yang kontraknya diperpanjang.
Kurnia Meiga, Victor Igbonefo, Samsul Arif dan Cristian Gonzales dijadwalkan kembali berlatih Senin (8/12). Saat ini keempatnya sedang menjalani libur tambahan usai membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2014.
"Seperti yang saya bilang sebelumnya, empat pemain timnas akan gabung latihan mulai Senin (8/12). Saya kira kalau menunggu pemain timnas datang, malah justru kita akan ketinggalan," ungkap Suharno.
"Lagipula nanti kalau ada kekurangan terkait kondisi pemain yang belum gabung latihan bisa ditutupi oleh 14 pemain lain yang sudah siap," tegas juru taktik 56 tahun asal Klaten tersebut.
Dalam sesi latihan dua hari terakhir ini tim pelatih Arema memang menyasar materi fisik. Tujuannya tentu untuk memperbaiki kondisi fisik pemain usai liburan panjang kompetisi.
Hasyim Kipuw Disiapkan Lawan UiTM Malaysia
Hasyim Kipuw Disiapkan Lawan UiTM Malaysia
AREMA BJN - Hasyim Kipuw tampaknya masih akan melewatkan beberapa agenda latihan bersama skuat Arema dalam dua pekan ke depan. Kemungkinan tercepat, pemain anyar muka lawas itu disiapkan untuk laga ujicoba kontra UiTM FC Malaysia 26 Desember mendatang.
Saat ini pemain yang baru saja dipulangkan dari Persebaya Surabaya itu memang sedang dalam proses recovery cedera. Sebeb, dua pekan sebelum teken kontrak, Kipuw sempat naik ke meja operasi.
Sebenarnya, bek sayap kanan yang penah menghuni skuat Singo Edan di musim 2012-2013 itu sudah gatal ingin latihan di lapangan. Namun dokter tim Arema tak ingin mengambil risiko, mengingat kondisi Kipuw yang belum fit 100 persen.
"Sekarang saya lebih banyak fitness dan jogging dulu selama dua minggu. Setelah itu baru ikut latihan," terang pemain asal Tulehu, Ambon ini dalam laman resmi klub.
Dengan estimasi tersebut, yang paling memungkinkan, Kipuw bisa dimainkan dalam laga ujcoba menjamu UiTM FC Malaysia di Stadion Kanjuruhan Malang. Semoga lekas sembuh, Kipuw!
AREMA BJN - Hasyim Kipuw tampaknya masih akan melewatkan beberapa agenda latihan bersama skuat Arema dalam dua pekan ke depan. Kemungkinan tercepat, pemain anyar muka lawas itu disiapkan untuk laga ujicoba kontra UiTM FC Malaysia 26 Desember mendatang.
Saat ini pemain yang baru saja dipulangkan dari Persebaya Surabaya itu memang sedang dalam proses recovery cedera. Sebeb, dua pekan sebelum teken kontrak, Kipuw sempat naik ke meja operasi.
Sebenarnya, bek sayap kanan yang penah menghuni skuat Singo Edan di musim 2012-2013 itu sudah gatal ingin latihan di lapangan. Namun dokter tim Arema tak ingin mengambil risiko, mengingat kondisi Kipuw yang belum fit 100 persen.
"Sekarang saya lebih banyak fitness dan jogging dulu selama dua minggu. Setelah itu baru ikut latihan," terang pemain asal Tulehu, Ambon ini dalam laman resmi klub.
Dengan estimasi tersebut, yang paling memungkinkan, Kipuw bisa dimainkan dalam laga ujcoba menjamu UiTM FC Malaysia di Stadion Kanjuruhan Malang. Semoga lekas sembuh, Kipuw!
Fabiano Beltrame Nyatakan Diri Resmi Gabung Arema
Fabiano Beltrame Nyatakan Diri Resmi Gabung Arema
AREMA BJN - Fabiano Beltrame menyatakan dirinya telah resmi bergabung dengan skuat Arema musim depan. Kepastian itu dinyatakan eks Persija Jakarta itu dalam twitter resminya @fabianobeltrame.
"Resmi:musin depan main Di @AremaCronus," begitu tulis pemain belakang 32 tahun asal Foz do Iguacu, Parana, Brasil itu, Jumat (5/12).
Dalam kicauannya tersebut, Fabiano juga menyertakan foto dirinya seolah sedang meneken kontrak. Bek kelahiran 29 Agustus 1982 itu juga mengenakan jersey home Arema musim 2014.
"Fabiano sudah melakukan pembicaraan dengan manajemen Arema," kata sebuah sumber kami di internal tim beberapa waktu lalu.
Kehadiran mantan penggawa Persija itu sesuai dengan kriteria pemain asing incaran Arema. Tim pelatih memang mengidam-idamkan defender dengan karakter leadership seperti Pierre Njanka dulu.
AREMA BJN - Fabiano Beltrame menyatakan dirinya telah resmi bergabung dengan skuat Arema musim depan. Kepastian itu dinyatakan eks Persija Jakarta itu dalam twitter resminya @fabianobeltrame.
"Resmi:musin depan main Di @AremaCronus," begitu tulis pemain belakang 32 tahun asal Foz do Iguacu, Parana, Brasil itu, Jumat (5/12).
Dalam kicauannya tersebut, Fabiano juga menyertakan foto dirinya seolah sedang meneken kontrak. Bek kelahiran 29 Agustus 1982 itu juga mengenakan jersey home Arema musim 2014.
"Fabiano sudah melakukan pembicaraan dengan manajemen Arema," kata sebuah sumber kami di internal tim beberapa waktu lalu.
Kehadiran mantan penggawa Persija itu sesuai dengan kriteria pemain asing incaran Arema. Tim pelatih memang mengidam-idamkan defender dengan karakter leadership seperti Pierre Njanka dulu.
Arema Ganti Akun Twitter Resmi
Arema Ganti Akun Twitter Resmi
AREMA BJN - Divisi Media Officer Arema bakal meninggalkan akun twitter resmi @Aremafc_com. Hal tersebut dilakukan setelah mereka mengakuisisi akun twitter @AremaCronus.
Akun itu sebenarnya milik seorang Aremania yang telah diserahterimakan ke manajemen Arema, Rabu (3/12) malam. Sayangnya, sang pendiri akun tersebut tak mau identitasnya dipublikasikan.
"Yang jelas saya ini Aremania. Passion saya ada di Arema," ungkapnya saat ditemui oleh rekan-rekan media officer Arema.
"Sudah saatnya saya serahkan pada yang lebih berhak, dalam hal ini adalah manajemen Arema Cronus," imbuh sang pendiri akun @AremaCronus tersebut.
Dikutip dari laman resmi klub, proses serah terima akun itu sendiri berjalan dengan mulus tanpa ada pihak yang merasa dirugikan. Namun tak disebutkan berapa nilai akuisisi akun twitter itu.
AREMA BJN - Divisi Media Officer Arema bakal meninggalkan akun twitter resmi @Aremafc_com. Hal tersebut dilakukan setelah mereka mengakuisisi akun twitter @AremaCronus.
Akun itu sebenarnya milik seorang Aremania yang telah diserahterimakan ke manajemen Arema, Rabu (3/12) malam. Sayangnya, sang pendiri akun tersebut tak mau identitasnya dipublikasikan.
"Yang jelas saya ini Aremania. Passion saya ada di Arema," ungkapnya saat ditemui oleh rekan-rekan media officer Arema.
"Sudah saatnya saya serahkan pada yang lebih berhak, dalam hal ini adalah manajemen Arema Cronus," imbuh sang pendiri akun @AremaCronus tersebut.
Dikutip dari laman resmi klub, proses serah terima akun itu sendiri berjalan dengan mulus tanpa ada pihak yang merasa dirugikan. Namun tak disebutkan berapa nilai akuisisi akun twitter itu.
Arema Tolak Liverpool U-21 Demi Persija
Arema Tolak Liverpool U-21 Demi Persija
AREMA BJN - Manajemen Arema memastikan diri mengikuti Trofeo Persija di Jakarta, 11 Januari 2015 mendatang. Namun, keputusan itu sekaligus membuat Arema harus melupakan keinginan menjamu Liverpool U-21 si Stadion Kanjuruhan Malang.
Ujicoba melawan tim muda asal Inggris yang akan melakoni tur musim dingin ke Indonesia itu sedianya bakal digelar 9 Januari 2015. Namun manajemen Singo Edan belum mendapat kepastian dari promotor laga itu.
"Ujicoba lawan Liverpool kan masih sekedar lisan informasinya. Sedangkan Trofeo Persija sudah lewat surat resmi," ujar pelatih Arema, Suharno di laman resmi klub.
"Tanggal 5 Januari semua pemain sudah komplit. Di Jakarta kami akan coba mereka semua," sahut General Manager Arema, Ruddy Widodo.
Arema merupakan juara bertahan Trofeo Persija edisi 2013. Ahmad Bustomi dkk meraih trofi tersebut setelah menang telak atas Royal Thai Army (Thailand) dan PDRM (Malaysia).
AREMA BJN - Manajemen Arema memastikan diri mengikuti Trofeo Persija di Jakarta, 11 Januari 2015 mendatang. Namun, keputusan itu sekaligus membuat Arema harus melupakan keinginan menjamu Liverpool U-21 si Stadion Kanjuruhan Malang.
Ujicoba melawan tim muda asal Inggris yang akan melakoni tur musim dingin ke Indonesia itu sedianya bakal digelar 9 Januari 2015. Namun manajemen Singo Edan belum mendapat kepastian dari promotor laga itu.
"Ujicoba lawan Liverpool kan masih sekedar lisan informasinya. Sedangkan Trofeo Persija sudah lewat surat resmi," ujar pelatih Arema, Suharno di laman resmi klub.
"Tanggal 5 Januari semua pemain sudah komplit. Di Jakarta kami akan coba mereka semua," sahut General Manager Arema, Ruddy Widodo.
Arema merupakan juara bertahan Trofeo Persija edisi 2013. Ahmad Bustomi dkk meraih trofi tersebut setelah menang telak atas Royal Thai Army (Thailand) dan PDRM (Malaysia).
Kamis, 04 Desember 2014
Madiun Disaster - Pengorbanan Besar Aremania 10 April 2005
Madiun Disaster - Pengorbanan Besar Aremania 10 April 2005
AREMA BJN - Met
Bloed, Zweet en Traan! (dengan darah, keringat dan airmata!) Suporter
Feyenoord Rotterdam akan bersumpah setia dan berkorban ketika timnya
berhadapan dengan musuh bebuyutannya, Ajax Amsterdam.
Jargon semacam itu pula yang membawahi ribuan Aremania tandang ke Madiun untuk mendukung arema menghadapi Persekabpas Pasuruan 10 April 2005. Alih-alih datang ke stadion untuk mendukung tim kesayangannya bertanding. Hari itu juga Madiun menjadi medan perang antar suporter.
Jargon semacam itu pula yang membawahi ribuan Aremania tandang ke Madiun untuk mendukung arema menghadapi Persekabpas Pasuruan 10 April 2005. Alih-alih datang ke stadion untuk mendukung tim kesayangannya bertanding. Hari itu juga Madiun menjadi medan perang antar suporter.
Alhasil 2 orang suporter Aremania terpaksa berpulang ke pangkuan Tuhan YME dalam perjalanan menuju ke Stadion. Selain itu puluhan Aremania
berdarah-darah akibat lemparan bom molotov dan batu dari suporter
lawan. Tahun itu akan kita ingat sebagai tahun duka bagi Aremania.
Apa yang dialami Aremania
di Madiun lebih dari sebuah tragedi. Peristiwa yang terjadi tempo hari
lalu bisa dibilang adalah sebuah korelasi antara militansi dan
fanatisme. Siapapun tahu Aremania sukses menggabungkan
militansi maupun fanatisme kedalam kreatifitasnya dalam mendukung Arema.
Ketika silang kepentingan beradu akan terbentuk equilibrium yang
berujung konflik. Hal inilah yang berusaha dicegah dalam konflik
berdarah di Madiun. Namun apa daya terkadang tindakan yang dicanangkan
tidak sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan.
Ambil sudut pandang positif dalam tragedi Madiun tersebut. Apa yang dilakukan Aremania murni sebagai wujud kecintaan terhadap Arema. Seperti yang diuraikan oleh penulis lainnya, arema ibarat optimisme dan ruh masyarakat Malang. Kemenangan membawa warga Malang seperti baru merayakan timnya menjadi Juara Dunia. Sebaliknya seri ataupun kalah berarti kehilangan sepersekian dari nyawa masing-masing individu.
Arema sebagai pembawa jiwa optimisme adalah tempat menggantungkan asa bagi Aremania. Kemanapun berlaga akan ada Aremania yang mengiringi. Jargon arema tidak kemana-mana tetapi ada dimana-mana semakin mengokohkan konseptualitas bahwa kerelaan untuk mendampingi arema tidak hanya sekedar ungkapan dari lubuk hati.
Arema sukses menyuguhkan citra heroisme dan fanatisme menuju kemenangan. In finem omnia! Secara harfiah filosofi ini berarti mengerahkan segala cara untuk mencapai puncak. Dalam dunia sepakbola lekat sekali dengan filosofi ini khususnya bagi Aremania. Untuk mewujudkan arema sebagai Jawara salah satunya dengan support meskipun ribuan kilometer jaraknya.
Di negara ini nyawa dipandang seharga kepingan rupiah saja. Padahal raga yang terkubur itu mempunyai jiwa. nilaipun tidak bisa disetarakan dengan gundukan uang berbukit-bukit. Sebagai Aremania kita merasa hati ini pedih tatkala teman seperjuangan meninggalkan kita lebih dulu. Mereka akan tetap ada dan terpatri dalam jiwa raga Aremania. Mereka akan selalu ingat bahwa arema ada dalam diri mereka. Tinggal bagaimana komponen Tim arema ini selalu mengingatnya bahwa Aremania akan selalu berada dalam sisi mereka. Menjadi Jawara tidak harus mengorbankan nyawa suporternya setiap tahun.
Semoga Tragedi ini tidak terulang !!!!
Untuk yang selalu dikenang, Sam Abdul Rochiem dan Mat Togel. You always became part of arema and Aremania. Hari ini kami tengadah untuk mendoakan rekan kami tercinta. Semoga arwahnya diterima oleh Allah SWT.
Untuk yang selalu dikenang, Sam Abdul Rochiem dan Mat Togel. You always became part of arema and Aremania. Hari ini kami tengadah untuk mendoakan rekan kami tercinta. Semoga arwahnya diterima oleh Allah SWT.
Berikut foto-foto "Tragedi Bola Berdarah Madiun 10 April 2005" :
Barito Putera Bidik Samsul Arif
Barito Putera Bidik Samsul ArifAREMA BJN - Barito Putera sudah menggaet beberapa pemain berlabel Timnas Indonesia untuk mengarungi kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015.
Meski sudah memiliki tujuh pemain berlabel Timnas tidak membuat jajaran manajemen tim Barito merasa cukup. Bahkan mereka ingin menggunakan jasa Samsul Arif. Manajemen Barito Putera mengaku sudah melakukan komunikasi dengan striker andalan Arema Cronus ini.
"Untuk striker lokal kita sedang membidik Samsul Arif Munip. Kita sudah komunikasi dengannya namun dia masih belum memberikan keputusan," ujar Media Officer Barito Putera, Denny Nizar seperti dikutip dari tribunnews.
Denny mengakui jika Samsul saat ini masih memiliki ikatan kontrak dengan tim Arema Cronus.
"Dia belum memberikan keputusan karena masih terikat kontrak hingga Desember. Tapi yang jelas kita berpeluang untuk mendapatkan Samsul Arif," katanya.
"Direktur Teknik Barito (Milo Seslija, Red) ingin pemain lokal yang benar-benar bagus dan berkelas atau memang lebih menonjol," ucapnya.
Setelah mengamati beberapa bomber dari penggawa Garuda, mantan pemain Persibo Bojonegoro kemudian dibidik mengisi skuad Laskar Antasari musim ISL 2015.
Langganan:
Postingan (Atom)













.jpg)







.jpg)





.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)



.jpg)