FIFA Denda Ratusan Juta 3 Klub Indonesia, Siapa Saja?
AREMA BJN - Komite disiplin (Komdis) FIFA menjatuhkan sanksi denda
kepada tiga klub Indonesia atas pelanggaran mempublikasikan data yang
terkandung dalam transfer matching system (TMS).
Ketiga klub yang mendapat denda itu adalah Persebaya Surabaya, Bali
Devata Persires, dan PSIS Semarang. Persebaya dan Bali Devata diganjar
denda CHF25.000, atau sekitar Rp309,7 juta. Sedangkan PSIS didenda
CHF15.000 (sekitar Rp185,82 juta).
"Persebaya dan Bali Devata Persires didenda, karena menerbitkan data rahasia dari TMS di aku Twitter yang berafiliasi ke klub,"
"Sedangkan PSIS menerbitkan ulang tweet itu, dan memperlihatkan surat
rahasia yang dikirim TMS FIFA,” demikian pernyataan induk organisasi
sepakbola dunia itu di laman resminya.
"Ketiga klub itu juga
mendapat teguran. Mereka telah melanggar pasal 3.4 urutan 3 dari
peraturan FIFA tentang status dan transfer Pemain,"
"Ini
menjadi kasus pertama yang membuat komite disiplin mengeluarkan
keputusan sanksi atas pelanggaran kerahasiaan melalui media sosial.
Keputusan itu telah diberitahukan kepada pihak-pihak terkait,"
"Data yang dikeluarkan FIFA harus tetap bersifat rahasia kepada
pihak-pihak yang terlibat dalam transfer demi keamanan lebih dari 6.500
klub, dan 209 asosiasi anggota yang menggunakan sistem itu,"
Dengan disanksinya tiga klub ini oleh federasi sepakbola tertinggi di
dunia ini menjadi kesekian kalinya untuk Indonesia. Sebelumnya Arema
juga sempat harus membayar denda sebesar 5000 CHF dan denda pengurangan
tiga poin pada musim kompetisi 2012/2013 karena kasus Laundry Poulangye
yang melapor ke FIFA soal tunggakan gaji. Musim lalu Persebaya juga
dikenai pengurangan tiga poin dan diharuskan membayarkan gaji Elongo
yang jumlahnya mencapai Rp225 juta plus denda 5 persen yang terhitung
sejak 2012 lalu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar