Rabu, 21 Januari 2015

Semifinal Pindah ke Malang?

Semifinal Pindah ke Malang?

arema_bjn - Semen Padang FC gagal memenuhi ekspektasi publiknya. Tim asuhan Jafri Sastra tersebut gagal tembus babak lanjutan SCTV Cup 2015 grup A di Stadion H Agus Salim, Padang. Kekalahan beruntun dari Sriwijaya FC dan Persebaya Surabaya mengubur harapan Irsyad Maulana dkk untuk main di babak semifinal.

Rumor pun berkembang. Ada isu venue semifinal dan final bakal
dipindah. Tempat pelaksanaannya, mana lagi jika bukan Stadion
Kanjuruhan Malang. Sebab, kabarnya panitia tidak mau semifinal
dan final tanpa penonton bila digelar di Stadion Agus Salim.

Sumber internal manajemen membenarkan bahwa rumor
tersebut sedang santer terdengar. “Ada peluang semifinal dan final
digelar di Malang. Pasalnya, Semen Padang tidak lolos ke babak
lanjutan dan Stadion Agus Salim akan kosong melompong di
babak semifinal-final. Panitia kabarnya ingin pindahkan babak
lanjutan di Malang,” ujar sumber kepada Malang Post, kemarin.

Sebagai tuan rumah yang punya kans lolos ke semifinal dan final,
Arema memberi harapan bagi panitia untuk dapat penonton
hingga babak puncak. Suasana serta atmosfer meriah yang jadi
barang jualan panitia kepada para sponsor pun bisa tercapai di
babak semifinal dan final.

Namun, pelaksanaan semifinal-final di Padang atau Malang bakal
jadi negosiasi antara panitia SCTV dan PSSI. Isu ini bisa mentah
apabila PSSI tetap ngotot menggelar semifinal-final di Padang
dengan resiko merugi dari penjualan tiket yang nihil.

Sebaliknya, rumor pemindahan venue semifinal dan final bakal
menguat apabila SCTV sukses melobi PSSI untuk memburu
penjualan tiket dan atmosfer pertandingan di Malang. Sejalan
dengan besarnya peluang Arema tembus ke semifinal, rumor ini
diprediksi menguat.

Pihak tuan rumah Malang, manajemen Arema, tidak menampik
bahwa isu tersebut sedang berkembang. “Kita sudah dengar ada
isu tersebut. Namun, apakah semifinal dan final dipindah ke
Malang, masih jadi tanda tanya. Kita tunggu saja
perkembangannya,” kata Media Officer Arema Cronus Sudarmaji

Tidak ada komentar:

Posting Komentar