Jumat, 05 Desember 2014

Arema Tolak Liverpool U-21 Demi Persija

Arema Tolak Liverpool U-21 Demi Persija

AREMA BJN - Manajemen Arema memastikan diri mengikuti Trofeo Persija di Jakarta, 11 Januari 2015 mendatang. Namun, keputusan itu sekaligus membuat Arema harus melupakan keinginan menjamu Liverpool U-21 si Stadion Kanjuruhan Malang.

Ujicoba melawan tim muda asal Inggris yang akan melakoni tur musim dingin ke Indonesia itu sedianya bakal digelar 9 Januari 2015. Namun manajemen Singo Edan belum mendapat kepastian dari promotor laga itu.

"Ujicoba lawan Liverpool kan masih sekedar lisan informasinya. Sedangkan Trofeo Persija sudah lewat surat resmi," ujar pelatih Arema, Suharno di laman resmi klub.

"Tanggal 5 Januari semua pemain sudah komplit. Di Jakarta kami akan coba mereka semua," sahut General Manager Arema, Ruddy Widodo.

Arema merupakan juara bertahan Trofeo Persija edisi 2013. Ahmad Bustomi dkk meraih trofi tersebut setelah menang telak atas Royal Thai Army (Thailand) dan PDRM (Malaysia).

Kamis, 04 Desember 2014

Madiun Disaster - Pengorbanan Besar Aremania 10 April 2005


Madiun Disaster - Pengorbanan Besar Aremania 10 April 2005

AREMA BJN - Met Bloed, Zweet en Traan! (dengan darah, keringat dan airmata!) Suporter Feyenoord Rotterdam akan bersumpah setia dan berkorban ketika timnya berhadapan dengan musuh bebuyutannya, Ajax Amsterdam.

Jargon semacam itu pula yang membawahi ribuan Aremania tandang ke Madiun untuk mendukung arema menghadapi Persekabpas Pasuruan 10 April 2005. Alih-alih datang ke stadion untuk mendukung tim kesayangannya bertanding. Hari itu juga Madiun menjadi medan perang antar suporter.

Alhasil 2 orang suporter Aremania terpaksa berpulang ke pangkuan Tuhan YME dalam perjalanan menuju ke Stadion. Selain itu puluhan Aremania berdarah-darah akibat lemparan bom molotov dan batu dari suporter lawan. Tahun itu akan kita ingat sebagai tahun duka bagi Aremania.
Apa yang dialami Aremania di Madiun lebih dari sebuah tragedi. Peristiwa yang terjadi tempo hari lalu bisa dibilang adalah sebuah korelasi antara militansi dan fanatisme. Siapapun tahu Aremania sukses menggabungkan militansi maupun fanatisme kedalam kreatifitasnya dalam mendukung Arema. Ketika silang kepentingan beradu akan terbentuk equilibrium yang berujung konflik. Hal inilah yang berusaha dicegah dalam konflik berdarah di Madiun. Namun apa daya terkadang tindakan yang dicanangkan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan.

Ambil sudut pandang positif dalam tragedi Madiun tersebut. Apa yang dilakukan Aremania murni sebagai wujud kecintaan terhadap Arema. Seperti yang diuraikan oleh penulis lainnya, arema ibarat optimisme dan ruh masyarakat Malang. Kemenangan membawa warga Malang seperti baru merayakan timnya menjadi Juara Dunia. Sebaliknya seri ataupun kalah berarti kehilangan sepersekian dari nyawa masing-masing individu.

Arema sebagai pembawa jiwa optimisme adalah tempat menggantungkan asa bagi Aremania. Kemanapun berlaga akan ada Aremania yang mengiringi. Jargon
arema tidak kemana-mana tetapi ada dimana-mana semakin mengokohkan konseptualitas bahwa kerelaan untuk mendampingi arema tidak hanya sekedar ungkapan dari lubuk hati.

Arema sukses menyuguhkan citra heroisme dan fanatisme menuju kemenangan. In finem omnia! Secara harfiah filosofi ini berarti mengerahkan segala cara untuk mencapai puncak. Dalam dunia sepakbola lekat sekali dengan filosofi ini khususnya bagi Aremania. Untuk mewujudkan
arema sebagai Jawara salah satunya dengan support meskipun ribuan kilometer jaraknya.

Di negara ini nyawa dipandang seharga kepingan rupiah saja. Padahal raga yang terkubur itu mempunyai jiwa. nilaipun tidak bisa disetarakan dengan gundukan uang berbukit-bukit. Sebagai Aremania kita merasa hati ini pedih tatkala teman seperjuangan meninggalkan kita lebih dulu. Mereka akan tetap ada dan terpatri dalam jiwa raga Aremania. Mereka akan selalu ingat bahwa
arema ada dalam diri mereka. Tinggal bagaimana komponen Tim arema ini selalu mengingatnya bahwa Aremania akan selalu berada dalam sisi mereka. Menjadi Jawara tidak harus mengorbankan nyawa suporternya setiap tahun.
Semoga Tragedi ini tidak terulang !!!!

Untuk yang selalu dikenang, Sam Abdul Rochiem dan Mat Togel. You always became part of arema  and Aremania. Hari ini kami tengadah untuk mendoakan rekan kami tercinta. Semoga arwahnya diterima oleh Allah SWT.


Berikut foto-foto "Tragedi Bola Berdarah Madiun 10 April 2005" :

















Kreatifitas AREMANIA di tahun 2013,, SPARKLES AGAIN atau bisa disebut Berkilau Kembali..


Kreatifitas AREMANIA di tahun 2012,, PAPER RAIN atau yang disebut hujan kertas,,


#S_454_JI


KtreaKreaKklmmkinhjdxKreativitas AREMANIA pada tahun 2013

Make Money at : http://bit.ly/copy_win
Kreativitas AREMANIA pada tahun 2013

Make Money at : http://bit.ly/copy_win
Kreativitas AREMANIA pada tahun 2013

Make Money at : http://bit.ly/copy_win
 
Kreativitas AREMANIA pada tahun 2013 GIANT FLAG,, Bendera terbesar se-Asia yang kemudian ditiru oleh pendukung persebaya..


#S_454_JI 






Kreativitas AREMANIA di tahun 2014 ONE INDREDIBLE BLUE. Bendera terpanjang se-Asia,,
MBOIS ker..


#S_454_JI


Barito Putera Bidik Samsul Arif

Barito Putera Bidik Samsul Arif

AREMA BJN - Barito Putera sudah menggaet beberapa pemain berlabel Timnas Indonesia untuk mengarungi kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015.

Meski sudah memiliki tujuh pemain berlabel Timnas tidak membuat jajaran manajemen tim Barito merasa cukup. Bahkan mereka ingin menggunakan jasa Samsul Arif. Manajemen Barito Putera mengaku sudah melakukan komunikasi dengan striker andalan Arema Cronus ini.

"Untuk striker lokal kita sedang membidik Samsul Arif Munip. Kita sudah komunikasi dengannya namun dia masih belum memberikan keputusan," ujar Media Officer Barito Putera, Denny Nizar seperti dikutip dari tribunnews.

Denny mengakui jika Samsul saat ini masih memiliki ikatan kontrak dengan tim Arema Cronus.

"Dia belum memberikan keputusan karena masih terikat kontrak hingga Desember. Tapi yang jelas kita berpeluang untuk mendapatkan Samsul Arif," katanya.

"Direktur Teknik Barito (Milo Seslija, Red) ingin pemain lokal yang benar-benar bagus dan berkelas atau memang lebih menonjol," ucapnya.

Setelah mengamati beberapa bomber dari penggawa Garuda, mantan pemain Persibo Bojonegoro kemudian dibidik mengisi skuad Laskar Antasari musim ISL 2015.